Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Niat Puasa 9 Hari Pertama Dzulhijjah/ Zulhijah beserta Artinya

Puasa Dzulhijjah atau puasa Zulhijah adalah puasa sunah yang dilaksanakan mulai 1-9 Zulhijah.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Sakinah Sudin
Freepik.com
Ilustrasi puasa Dzulhijjah/ Zulhijah. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah akan menggelar sidang isbat awal Zulhijjah 1445 pada Jumat, (7/6/2024) hari ini.

Salah satu amalan pada bulan Dzulhijjah yakni berpuasa.

Dilansir Kompas.com dari laman Muhammadiyah, puasa Dzulhijjah atau Zulhijjah adalah puasa sunah yang dilaksanakan mulai 1-9 Zulhijah.

Sebuah Hadis Riwayat (HR) Ahmad dan Abu Dawud mengindikasikan, Nabi Muhammad telah terbiasa melakukan puasa pada sembilan hari pertama Zulhijah.

Puasa tersebut bahkan dijalankan sebelum kaum muslimin melaksanakan ibadah haji pertama kali pada 9 Hijriah.

Sementara itu, dikutip dari Nahdlatul Ulama (NU), dengan niat puasa Zulhijah, masyarakat dapat melaksanakan berbagai ibadah puasa di bulan ini.

Pertama, puasa pada 1-7 Zulhijah, yakni puasa sunah bagi seluruh Muslim, baik yang sedang menunaikan ibadah haji maupun tidak.

Kedua, puasa pada 8-9 Zulhijah atau dua hari menjelang hari raya Idul Adha, hanya disunahkan bagi Muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji.

Puasa pada 8 Zulhijah, bertepatan dengan hari Tarwiyah, sehingga disebut Puasa Tarwiyah.

Sedangkan, 9 Zulhijah merupakan hari Arafah, sehingga dinamakan Puasa Arafah.

Niat Puasa Dzulhijjah atau Puasa Zulhijah

1. Niat puasa tanggal 1-7 Dzulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i syahri dzil hijjah sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah ta’âlâ.”

2. Niat puasa tanggal 8-9 Dzulhijjah

a. Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i tarwiyata sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah ta’âlâ.”

b. Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِعَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah ta’âlâ.”

Keutamaan Puasa Dzulhijah atau Zulhijah

Dikutip dari Kemenag Bangka Belitung, berikut adalah fadhillah puasa di bulan Zulhijah.

- Tanggal 1 Dzulhijjah: Allah mengampuni Nabi Adam AS di Arafah, maka yang berpuasa di hari itu akan diampuni dosa-dosanya.

- Tanggal 2 Dzulhijjah: Allah mengabulkan doa Nabi Yunus AS dan mengeluarkannya dari perut ikan nun, maka orang yang berpuasa di hari itu sama seperti beribadah dan berpuasa satu tahun tanpa maksiat.

- Tanggal 3 Dzulhijjah: Allah mengabulkan doa Nabi Zakariya AS, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dikabulkan doanya.
- Tanggal 4 Dzulhijjah: Nabi Isa AS dilahirkan, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dihilangkan kesusahan dan dikumpulkan bersama orang mulia di hari kiamat.

- Tanggal 5 Dzulhijjah: Nabi Musa AS dilahirkan dan dimuliakan munajatnya, maka orang yang berpuasa di hari itu akan terlepas dari sifat munafik dan siksa kubur.

- Tanggal 6 Dzulhijjah: Allah membukakan pintu kebaikan semua nabi, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dipandang Allah dengan penuh rahmat dan kasih sayang.

- Tanggal 7 Dzulhijjah: Pintu neraka jahanam dikunci dan tidak akan dibuka sebelum berakhir pada 10 Dzulhijjah, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dihindarkan dari 30 pintu kemelaratan dan kesukaran dan dibukakan 30 pintu kemudahan untuknya.

- Tanggal 8 Dzulhijjah (Tarwiyah): keistimewaan puasa Tarwiyah adalah menghapus dosa yang dibuat tahun lalu.

- Tanggal 9 Dzulhijjah (Arafah)Khusus untuk Puasa Arafah, fadhillahnya adalah mendatangkan kemuliaan bagi yang menjalankannya, antara lain:

  • Allah akan memberi keberkahan pada kehidupannya.
  • Bertambah harta.
  • Dijamin kehidupan rumah tangganya.
  • Dibersihkan dirinya dari segala dosa dan kesalahan yang telah lalu.
  • Dilipatgandakan amal dan ibadahnya.
  • Dimudahkan kematiannya.
  • Diterangi kuburnya selama di alam Barzah.
  • Diberatkan timbangan amal baiknya di Padang Mahsyar.
  • Diselamatkan dari kejatuhan kedudukan di dunia, serta dinaikkan martabatnya di sisi Allah SWT. (Tribunnews.com, Widya)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Niat Puasa 1-9 Zulhijah sebelum Idul Adha dan Keutamannya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved