Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

4 Pilar PSM Makassar Jadi Buruan Panas di Liga 1

Peluang Safruddin meninggalkan PSM Makassar cukup besar, mengingat pemain berusia 30 tahun itu kelahiran Ternate, Maluku Utara. 

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Saldy Irawan
MO PSM Makassar
Pemain PSM Makassar Yakob Sayuri menggiring bola dalam pengawalan pemain PSIS Semarang di Stadion Batakan, Balikpapan, Selasa (16/4/2024). 

TRIBUN–TIMUR.COM, MAKASSAR -  Empat pilar PSM Makassar menjadi buruan panas klub Liga 1 untuk mengarungi musim 2024-2025. 

Empat pemain PSM Makassar tersebut adalah Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Safruddin Tahar dan Kenzo Nambu. 

Empat pemain ini menunjukkan permainan konsisten  saat memakai jersey kapal pinisi di dada.  

Yakob Sayuri dan Yance Sayuri menjadi andalan PSM Makassar di sayap penyerangan. 

Kecepatan dimiliki pemain asal Serui, Kepulauan Yapen, Papua menjadi senjata dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan.

Total musim ini, Yakob dan Yance membukukan enam gol dan empat assist. 

Rinciannya, Yakob empat gol dan dua assist. Sedangkan Yance mengemas dua gol dan dua assist. 

Keduanya menjadi target banyak klub Liga 1.

Dua klub promosi Malut United dan PSBS Biak santer ingin menggunakan tenaga dua penggawa Timnas Indonesia itu. 

Persebaya Surabaya turut meramaikan perburuan untuk mendapatkan tanda tangan Yakob dan Yance. 

Kontrak keduanya bersama PSM Makassar akan berakhir musim ini. 

Rumor terbaru, Malut United menjadi tim teratas untuk merekrut pemilik nomor punggung 22 dan 23 itu. 

Lalu Safruddin Tahar juga menjadi incaran Malut United. 

Kontrak pemilik nomor punggung 27 ini juga berakhir musim ini. 

Safruddin menjadi pilar jantung pertahanan. 

Ia membuat lini pertahanan Laskar Pinisi sangat kokoh bersama Yuran Fernandes dan Daffa Salman.

Peluang Safruddin meninggalkan PSM Makassar cukup besar, mengingat pemain berusia 30 tahun itu kelahiran Ternate, Maluku Utara. 

Sebagai putra daerah tentunya mudah baginya untuk bergabung ke Malut United. 

Sementara Kenzo Nambu diincar empat klub Liga 1

Hal ini wajar saja karena pemain kelahiran Tokyo, Jepang itu menjadi  pemain kunci PSM Makassar musim ini.

Permainan impresif ditunjukkan sepanjang musim. Secara statistik Kanzo menjadi top scorer PSM Makassar dengan 14 golnya.  

Pemain nomor punggung 39 itu menjadi versatile. Kenzo cerdik dalam penempatan posisi. 

Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim mengaku tak heran jika Yakob, Yance, Safruddin dan Kenzo diincar banyak tim. 

Pasalnya, mereka memberikan kontribusi nyata bagi PSM Makassar dua musim terakhir.

Apalagi, mereka juga sudah terbukti bisa mengangkat performa tim hingga meraih juara di musim 2022-2023.

"Tidak heran (diincar klub lain) karena kontribusi mereka kepada tim," katanya saat dihubungi melalui WhatsApp, Sabtu (18/5/2024).

Meski demikian, menurut Sulaiman, pemain pergi sudah hal biasa dalam sepak bola. 

Pihaknya tentu berusaha mempertahankan pemain yang  berkontribusi untuk tim.

Namun, di lain sisi terkadang sang pemain memiliki untuk pergi. 

Pihaknya pun harus menghormati keputusan pemain.

Terkadang ada pemain yang mau kita pertahankan, tapi pemain yang bersangkutan memilih untuk hengkang. Kita harus tetap hargai apapun keputusan mereka," tutur pria akrab disapa Sule ini.

Dalam sebuah kesempatan, Direktur Utama PSM Makassar, Sadikin Aksa menyampaikan, PSM Makassar tak ingin bergantung kepada pemain tertentu.  Jangan sama nama pemain lebih besar dari klub. 

Ia pun tak memungkiri pasti ada cacian dan makian ketika melepas pemain pilar.  

Namun, terpenting baginya adalah keberlanjutan klub. 

“Kalau memang manajemen dicaci maki tidak apa-apa. Yang saya pikirkan kelanjutan PSM Makassar,” ucapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved