Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kasus Pembunuhan di Kajang

1 Terduga Pelaku Ditahan, Polisi Terus Dalami Kasus Pembunuhan di Kajang Bulukumba

Satuan Reskrim Polres Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih mendalami kasus pembunuhan di Desa Lembanna, Kecamatan Kajang..

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sukmawati Ibrahim
Samsul Bahri/Tribun Timur
Massa keluarga pembunuhan asal Kecamatan Kajang tutup jalan Poros Nasional Bulukumba-Sinjai, Kamis (2/5/2024) 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Satuan Reskrim Polres Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus mendalami kasus pembunuhan di Desa Lembanna, Kecamatan Kajang.

Demikian disampaikan Kasat Rerkrim Polres Bulukumba, AKP Abustam menjawab desakan keluarga korban pembunuhan ini.

"Kasus ini sementara berproses dan satu orang terduga kami tahan. Kami menetapkan tersangka berdasarkan fakta-fakta penyelidikan termasuk hasil gelar perkara," jelas Abustam kepada TribunBulukumba.com, Sabtu (4/5/2024).

Ia menegaskan, penetapan tersangka pembunuhan berdasarkan hasil penelitian dan penyelidikan.

Sehari sebelumnya massa keluarga korban pembunuhan menutup akses jalan Trans Sulawesi Bulukumba-Sinjai depan Mapolres Bulukumba.

Massa mengaku kesal, hanya satu orang terduga pelaku pembunuhan di Kajang ditahan polisi.

Terduga pelaku tersebut bernama Kamaruddin.

Sedangkan korban bernama Sudirman.

Pembunuhan itu terjadi di Desa Lembanna, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel 20 April 2024.

Menurut pihak keluarga korban sekitar empat orang terlibat dalam pembunuhan ini.

Baca juga: BREAKING NEWS: Keluarga Korban Pembunuhan di Kajang Tutup Jalan Poros Bulukumba-Sinjai Sulsel

"Kami minta polisi proses semua yang terlibat pembunuhan karena bukan cuma satu orang. Ada empat orang," kata keluarga korban Suandi.

Tak hanya unjuk rasa, massa keluarga korban memilih tutup jalan Trans Sulawesi Bulukumba-Sinjai, Kamis (2/5/2024).

Akibatnya, kemacetan terjadi di jalan lintas kabupaten itu.

Sekitar 20 menit jalan macet total baik dari arah Bulukumba maupun dari arah Sinjai.

Setelah aparat kepolisian bernegosiasi dengan pendemo akhirnya massa keluarga korban pembunuhan membuka kembali penutupan jalan itu.

Sebelumnya mereka parkir kendaraan mereka dengan memotong badan jalan poros nasional. (*)

 

 

 
 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved