Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Tekad David Maulana Target PSM Makassar Tumbangkan PSIS Demi Tiket Championship Series

Laskar Mahesa Jenar berada di peringkat lima dengan poin 47, poin yang sama dengan Madura United di peringkat empat.

Tayang:
Penulis: M Yaumil | Editor: Saldy Irawan
Tribun Network
Pemain PSM Makassar, Yuran Fernandes dengan pemain Persita, Javlon Guseynov di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PSM Makassar menjamu tim tamu PSIS Semarang di Stadion Batakan, Balikpapan, Selasa (16/4/2024) besok.

Partai kritis bagi kedua tim yang sama-sama berjuang.

PSM Makassar berjuang keluar dari papan bawah dan menjauhi zona degradasi.

PSIS Semarang berjuang mengamankan empat besar demi lolos ke Championship Series.

Laskar Mahesa Jenar berada di peringkat lima dengan poin 47, poin yang sama dengan Madura United di peringkat empat.

Kedua tim ini hanya berbeda dalam hal mencetak gol, Madura United mempunyai 50 gol dan PSIS Semarang memasukkan 42 gol.

Sehingga untuk memantapkan peringkat empat, David Maulana mengincar tiga poin di pekan 31 ini.

Selain itu, tiga poin melawan Pasukan Ramang, akan memangkas jarak poin dengan peringkat ketiga Bali United yang saat ini hanya terpaut lima poin.

Tidak mudah membawa pulang poin penuh dari markas Juku Eja.

Tapi tekad David Maulana sudah bulat dan optimis bisa meraih kemenangan.

Kemenangan akan memperlebar kesempatan tim besutan Gilbert Agius lolos ke fase selanjutnya.

Sebaliknya, kekalahan mempersempit kesempatan tim asal Jawa Tengah lolos ke Championship Series.

“Karena laga besok sangat penting, untuk memperebutkan Championship, poin sangat tipis karena semua tim juga kejar-kejaran poin untuk urutan empat besar, insyaallah besok tim saya  tiga poin,” katanya saat konferensi pers, Senin (15/4/2024).

Persiapan timnya cukup matang.

Rekannya siap bertarung melawan tuan rumah.

Walaupun beberapa pemain utama PSIS Semarang dipastikan absen.

Tapi situasi itu tidak membuat semangat dan tekadnya runtuh.

Laga ini lebih berat dari sebelumnya karena termasuk partai penentu.

“Yang pasti saya mewakili pemain, semua pemain sudah siap, apa yang kita lakukan sedikit berat ketimbang kemarin-kemarin tapi mau tidak mau kita harus siap dengan pertandingan besok,” ujarnya.

Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius tetap percaya diri anak asuhnya bisa berbicara banyak di laga pekan 31.

Tanpa pemain-pemain tersebut tim asal Jawa Tengah ini optimis bisa mengamankan tiga poin.

Arsitek asal Malta yakin bisa mengimbangi tim tuan rumah.

“Memang ada beberapa pemain dipastikan tidak bisa bermain karena membela Timnas tapi tanpa pemain tersebut PSIS Semarang tetap tim kuat,” katanya saat konferensi pers, Senin (15/4/2024).

Pelatih 50 tahun itu tetap melihat PSM Makassar sebagai tim kuat.

Pemenang juara liga tahun lalu, tentu tidak mudah dikalahkan.

Tapi, persiapan timnya cukup bagus.

Selain itu, dari segi permainan ada sedikit berbeda.

Kemenangan di pertemuan pertama menjadi modal untuk meraih hasil maksimal.

Selain dengan absen beberapa pemain, Gilbert sudah menyiapkan pelapis yang sepadan.

“Kita tahu persiapan cukup bagus dan juga kita kasih kesempatan bermain untuk pemain lain, kita siap tapi kita tetap respek dengan PSM,” jelas arsitek PSIS Semarang itu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved