Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bahaya Panaskan Opor Ayam Berkali-kali, Ini Cara yang Benar dan Tak Mudah Basi

Opor ayam tidak boleh dipanaskan berulang kali karena sajian ini dibuat dari campuran santan.

Tayang:
Editor: Hasriyani Latif
freepik/jcomp
Ilustrasi Opor Ayam - Bahaya Panaskan Opor Ayam Berkali-kali, Ketahui Cara yang Benar dan Tak Mudah Basi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Masih ada sisa opor ayam di rumah?

Opor ayam tidak dianjurkan dipanaskan berkali-kali, ada efek sampingnya.

Opor ayam merupakan salah satu hidangan khas lebaran.

Olahan santan ini selalu jadi santapan menemani buras, ketupat, lontong, atau nasi hangat di momen Idul Fitri.

Namun karena dimasak dalam jumlah banyak, opor ayam kerap tidak habis dalam satu hari.

Banyak orang yang memanaskan berulang kali agar tetap bisa menikmatinya dalam kondisi panas atau hangat.

Pemanasan berulang kali ini juga bertujuan agar opor ayam tidak basi.

Kerap jadi pertayaan, bolehkah opor ayam dipanaskan berulang kali?

Ternyata, opor ayam tidak boleh dipanaskan berulang kali karena sajian ini dibuat dari campuran santan.

Terlalu sering dipanaskan ternyata bisa menimbulkan efek samping yang buruk bagi kesehatan.

Efek samping makan opor ayam yang terlalu sering dipanaskan Olahan opor ayam dan rendang mengandung santan yang termasuk ke dalam kategori lemak baik.

Santan mengandung asam lemak dan trigliserida yang mudah dibakar tubuh.

Namun, jika olahan santan terlalu sering dipanaskan, lemak pada santan akan berubah menjadi lemak jenuh.

Lemak jenuh adalah jenis lemak jahat yag bisa membahayakan kesehatan tubuh.

Lemak jenis ini bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.

Baca juga: Dear Emak-emak! Berikut Resep Buat Opor Ayam Pedas, Menu Spesial Idulfitri

Dokter spesialis gizi klinik dari Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) Siloam Hospital Jakarta Selatan Inge Permadhi mengatakan, olahan santan yang dipanaskan berulang kali dapat mengakibatkan peningkatan kadar kolesterol jahat.

"Peningkatan kadar kolesterol jahat itu terjadi lantaran timbulnya lapisan lemak di dalam olahan santan. Lemak jenis inilah yang diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL)," ujar dia, dilansir dari Kompas.com.

Tingginya kadar kolesterol jahat di dalam tubuh memiliki efek samping yang buruk bagi kesehatan karena memicu terjadinya penyumbatan pembuluh darah hingga penyakit jantung.

Selain meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, memanaskan opor ayam dan rendang berulang kali juga mengurangi nilai gizi yang terkandung dalam hidangan tersebut.

Pakar gizi Institute Pertanian Bogor (IPB) Prof Ali Khomsan menyampaikan, makanan bersantan yang dipanaskan berkali-kali akan kehilangan kandungan nutrisinya.

"Tentu saja proses pemanasan bahan makanan bersantan pastilah akan menyebabkan susut gizi," kata dia, masih dari sumber yang sama.

Penurunan kandungan gizi itu terjadi karena beberapa vitamin di dalam makanan bersantan mudah larut dalam air.

Sebagai contoh, vitamin B dan vitamin C.

Akibatnya, vitamin dalam hidangan bersantan itu akan rusak ketika dipanaskan berulang kali.

Opor Ayam Boleh Dipanaskan Berapa Kali?

Memanaskan opor ayam berulang kali memang tidak dianjurkan.

Namun bukan berarti kita tidak boleh mamanaskannya.

Adapun cara memanaskan agar tetap enak dan awet, yakni kita bisa menghangatkan hidangan opor ayam pada pagi hari saat hari raya Idul Fitri setelah hidangan itu dibuat semalam sebelumnya.

Baca juga: Yuk Buka Puasa di The Rinra, Ada Lebih 200 Menu AYCE Mulai Nusantara, Western, Hingga Timur Tengah

Misalnya, opor ayam dan rendang dimasa pada malam Lebaran, tunggu hingga benar-benar dingin dan pindahkan ke wadah yang tertutup.

Selanjutnya masukkan ke dalam kulkas.

Keesokan harinya, panaskan kembali opor ayam tersebut.

Pastikan, masakan tersebut dipanaskan ketika sudah ditaruh lebih dulu di suhu ruang.

Jangan terlalu lama dipanaskan agar santan tidak pecah dan rusak.

Di sisi lain, untuk menghindari bahaya santan bagi kesehatan tubuh, olahan bersantan seperti opor ayam dan rendang hanya boleh dipanaskan maksimal tiga kali.

Tips Memanaskan Makanan Bersantan

Berikut tips memanaskan makanan bersantan agar tidak mengubah kualitas olahan tersebut:

1. Hangatkan panci terlebih dahulu Sebelum memanaskan hidangan bersantan, sebaiknya panaskan panci yang akan digunakan.

Caranya, letakkan panci dalam keadaan kosong di atas api.

Apabila panci terasa hangat, masukkan makanan bersantan yang akan dipanaskan.

Dengan begitu makanan bersantan akan lumer secara perlahan.

2. Masak dengan api kecil Saat memanaskan makanan bersantan, pastikan gunakan api kecil.

Sebab, jika dimasak dengan api yang terlalu besar, santan akan cepat matang dan rentan pecah.

Oleh karena itu, penting untuk mengecilkan api kompor saat memanaskan makanan bersantan.

3. Aduk saat dipanaskan Selama memanaskan, makanan bersantan sebaiknya diaduk secara perlahan.

Hal tersebut bertujuan agar santan tidak pecah.

Selain proses memanaskan, cara menyimpan makanan bersantan yang tidak tepat juga penting untuk menjaga kualitas makanan tersebut.

Diamkan makanan bersantan di suhu ruang sebelum disimpan ke dalam lemari pendingin.

Hal ini untuk menghindari perubahan suhu yang tidak stabil sehingga dapat membuat santan menjadi cepat rusak.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 'Efek Samping Makan Opor Ayam dan Rendang yang Terlalu Sering Dipanaskan'.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
VS
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved