Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Pengamat Ungkap Penyebab PSM Makassar Urung Tembus Empat Besar Liga 1

PSM Makassar maksimal hanya bisa kumpulkan 50 poin di akhir kompetisi, itupun dengan catatan sapu bersih empat laga sisa.

Tayang:
Penulis: M Yaumil | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/M YAUMIL
Suasana latihan PSM Makassar di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (26/3/2024) sore. PSM Makassar urung tembus empat besar Liga 1 Indonesia 2023/2024. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PSM Makassar urung tembus empat besar Liga 1 Indonesia 2023/2024.

Kesempatan untuk mempertahankan juara musim lalu harus pupus.

PSM Makassar maksimal hanya bisa kumpulkan 50 poin di akhir kompetisi.

Itupun dengan catatan sapu bersih empat laga sisa.

Sementara posisi empat dan lima saat ini memiliki 47 poin.

Artinya satu kemenangan sudah cukup menutup harapan Juku Eja melaju ke babak Championship Series.

Tapi tidak bisa dipungkiri, PSM Makassar mempunyai lebih banyak tantangan musim ini.

Baca juga: 3 Pesaing Bintang Muda PSM Makassar Dzaky Asraf Rebut Posisi Inti Timnas U-23, Witan Paling Berat?

Dibandingkan klub lain, Juku Eja adalah tim paling sibuk atau jadwal yang sangat padat.

Pengamat Sepak Bola, Assegaf Razak mengungkapkan penyebab Laskar Pinisi terdepak dari perebutan juara musim ini.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi performa M Arfan cs musim ini.

Terutama yang paling terlihat, persoalan jadwal yang padat.

Tim besutan Bernardo Tavares sering kali berhadapan dengan jadwal yang sangat singkat.

Karena harus melakoni dua kompetisi berbeda.

Dengan jadwal yang padat pemain cedera dan skuat tidak lengkap.

Akhirnya penampilan yang tidak konsisten harus diterima dan terdepak dari empat besar.

Skuad Ramang musim ini sebagian besar adalah pemain lama atau pemain saat juara.

Tapi PSM Makassar terdepak cukup jauh dari perburuan juara.

Ini menjadi perhatian serius dan harus dievaluasi.

Baca juga: 10 Pemain PSM Makassar Bebas Transfer per Mei 2024, Adilson Silva hingga Duo Sayuri

“Karena di sepak bola ini banyak faktor, satu masalah bagaimana mengelola tim itu yang utama. Jadi dalam sepak bola ini harus seiring bagaimana non teknisnya, bagaimana teknik, pelatih, materi,” katanya, Selasa (2/4/2024).

“Kalau ada satu yang tidak jalan di sini itu memengaruhi memang ke tim, jadi harusnya memang sejalan semua. Kedepannya harus evaluasi,” jelas mantan arsitek PSM itu.

Assegaf menilai evaluasi bisa dilakukan sejak dini.

Mumpung kompetisi ditunda cukup lama.

Dia juga melihat bahwa harus cepat dalam perburuan pemain.

Penting untuk Pasukan Ramang mempersiapkan pemain yang potensial musim depan.

Saat ini saja, tim mulai bergerak.

Seperti memutus kontrak pelatih maupun pemainnya.

Pergerakan tim-tim ini bagian dari pembenahan.

Termasuk PSM Makassar harus melakukan langkah cepat dalam mengamankan pemain.

“Sebenarnya hampir semua tim ketika kompetisi sudah mau berakhir, itu sudah ada pemain yang mau direkrut atau yang mana yang harus dibuang,” sebut Assegaf.

“PSM ini kalau musim depan mau di posisi atas harus secepatnya apa yang harus ditambah apa kekurangan tim ini,” tutupnya.

10 Pemain PSM Makassar Habis Kontrak April 2024

Ada 10 pemain PSM Makassar yang akan berstatus bebas transfer per Mei 2024.

PSM Makassar mempunyai beberapa pemain yang dikontrak selama satu musim.

Satu musim disini merujuk pada akhir kompetisi reguler Liga 1 Indonesia yakni per April 2024.

Artinya pemain yang belum diperpanjang kontraknya akan bebas transfer per Mei 2024.

Akibat dari penundaan Liga 1 Indonesia sekira satu bulan ini akan mempengaruhi kontrak para pemain.

Sehingga tim-tim Liga 1 Indonesia harus memperbarui kontrak pemain minimal sampai empat laga terakhir Liga 1.

Sebelum memperpanjang kontrak tersebut, ada 10 pemain Juku Eja yang akan bebas transfer pada Mei 2024 atau habis kontrak di akhir April 2024.

  1. Donald Bissa: 2024
  2. Adilson Silva: 2024
  3. Victor Dethan: 2024
  4. Yakob Sayuri: 2024
  5. Rasyid Bakri: 2024
  6. Akbar Tanjung: 2024
  7. Safrudin Tahar: 2024
  8. Yance Sayuri: 2024
  9. Erwin Gutawa: 2024
  10. Syamil Bahij: 2024.(*)

Laporan Kontributor Tribun-Timur.com, M Yaumil

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved