Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Lutra

Puluhan Hektare Sawah Terendam Banjir, Warga Bone-bone Lutra Terancam Gagal Panen 

Hujan deras melanda Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Senin (25/3/2024) mengakibatkan puluhan rumah dan area pertanian terendam banjir..

Tayang:
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Sukmawati Ibrahim
Warga
Banjir akibat luapan air Sungai Bantimurung, Kecamatan Bone-bone, Lutra, Senin (25/3/2024) malam   

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU UTARA - Hujan deras melanda Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Senin (25/3/2024) mengakibatkan puluhan rumah dan area pertanian  terendam banjir.

Salah satunya di Desa Bantimurung, Kecamatan Bone-bone, Kabupaten Luwu Utara.

Banjir diakibatkan air Sungai Bantimurung meluap.

Peristiwa ini bikin panik warga setempat.

Pasalnya, aliran air sangat deras dan membawa material lumpur dan kayu berukuran besar.

Tak hanya menimbulkan kepanikan warga, banjir tersebut juga membuat puluhan hektare sawah warga terendam dan terancam gagal panen.

Baca juga: BREAKING NEWS: Air Sungai Bantimurung Meluap, 40 Rumah Terendam Banjir di Bone-bone Lutra

Danramil 1403/12 Bone-Bone, Lettu Inf Haris Hasan mengatakan banjir tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 Wita.

Banjir akibat luapan air sungai Bantimurung, Kecamatan Bone-bone, Lutra, Senin (25/3/2024) malam
 
Banjir akibat luapan air sungai Bantimurung, Kecamatan Bone-bone, Lutra, Senin (25/3/2024) malam   (Tribun Timur)

"Hujan melanda Bone-bone sejak sore hari, namun hujan semakin deras sekitar pukul 19.00 Wita dan mengakibatkan air di sungai Bantimurung meluap dan merendam 40 rumah warga dan lahan pertanian," kata Lettu Inf Haris Hasan.

Lanjut Haris Hasan, saat ini kondisi di lokasi sudah berangsur pulih serta debit air sudah mulai turun.

"Untuk banjirnya sudah surut dan saat ini warga sudah mulai kembali ke rumahnya guna membersihkan sisa-sisa material lumpur yang terbawa banjir," tambahnya.

Melihat kepanikan warga, pihak Koramil 1403/12 Bone-bone mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak panik.

"Kami berharap agar masyarakat tidak panik dan selalu waspada akan bencana alam mengingat kondisi cuaca saat ini masih sering terjadi hujan dengan intensitas yang cukup tinggi," tutupnya.

Hingga saat ini juga, Pemerintah setempat, BPBD, Basarnas dan juga TNI Polri masih berjaga di lokasi banjir dan membantu masyarakat membersihkan sisa-sisa banjir.(*)

Laporan Wartawan Kontributor Tribun-Timur.com, Andi Bunayya Nandini

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved