Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pasar Murah di Sulsel

Dua Hari Pangan Murah, 12,7 Ton Beras Berhasil Terjual di Bone

Penambahan stok ini setelah melihat animo penjualan di hari pertama pangan murah yang cukup tinggi.

|
Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM
Antusias warga Kabupaten Bone menyambut pangan murah 

TRIBUNBONE.COM, BONE- Dua hari pelaksanaan program Pangan Murah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone berhasil menjual total 12,7 ton beras murah ke masyarakat.

Di hari pertama pelaksanaan program Pangan Murah, total ada sebanyak 3 ton yang terjual dalam waktu satu jam, sementara untuk hari kedua sebanyak 9,7 ton beras.

Sub Koordinator Harga Pangan, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Bone, Andi Rustan menerangkan pelaksanaan program pangan murah di hari kedua ini selesai lebih lama tepatnya pukul 11 siang dibanding hari pertama yang selesai pukul 9, alasannya stok yang disediakan Pemkab dan Bulog jauh lebih banyak.

Penambahan stok ini setelah melihat animo penjualan di hari pertama pangan murah yang cukup tinggi.

Bahkan permintaan masih masuk setelah barang terjual habis.

"Itu jam 11 baru habis semua, jadi kita jual dalam waktu tiga jam saja (di hari kedua) langsung habis," ujarnya saat dikonfirmasi Jumat (08/03/2024).

Lebih lanjut, selain beras, timnya juga mencatat penjualan gula selama dua hari yakni sebanyak 1,3 ton, minyak 2.508 liter, dan tepung sebanyak 270 kg. 

Pun bahan pokok ini dilaporkan juga terjual dalam waktu singkat.

"Juga ada sayur mayur dan ikan dari perikanan" ujarnya. 

Hanya saja untuk komoditi ini tak dicatat secara rinci oleh pihaknya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketapang Bone, Muh Angkasa mengatakan, untuk gelombang kedua pada 2-3 April mendatang, pihaknya memastikan akan menjual stok yang jauh lebih banyak dari stok saat ini.

"Yang jelas akan disediakan di atas jumlah saat ini, ini juga untuk memastikan masyarakat tidak kecewa, jangan sampai dia kira stoknya sudah habis"ujarnya.

Selain itu penjualan dengan stok lebih tinggi untuk menjamin stok dan harga bisa lebih stabil jelang lebaran mendatang.

"Karena mau juga lebaran kita jual lebih banyak"ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved