Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Bocoran Aisyah Dahlan Agar Suami Betah di Rumah

Dokter sekaligus Motivator Rumah Tangga Aisyah Dahlan membocorkan cara suami betah di rumah.

Tayang:
Editor: Sukmawati Ibrahim
dok pribadi
dr Aisyah Dahlan 

TRIBUN-TIMUR.COM - Dokter sekaligus Motivator Rumah Tangga Aisyah Dahlan membocorkan cara suami betah di rumah.

Aisyah Dahlan membagikan tips melalui saluran YouTube Pecinta Dr Aisyah Dahlan pada Minggu, 17 Oktober 2021.

Menurut Dr Aisyah Dahlan, istri harus mengetahui, laki-laki atau suami cenderung menyukai benda-benda yang dapat mereka pegang, gerakkan, atau mainkan.

Salah satu contohnya adalah smartphone yang sering kali menjadi barang yang tak lepas dari tangan laki-laki.

Sebagai istri, sebaiknya hindari menegur suami sering memegang smartphone, terlebih lagi menggunakan kalimat kasar.

Baca juga: Suami Gampang Marah? Tips Tenangkan Laki-laki Menurut dr Aisyah Dahlan, Ikuti Anjuran Rasulullah

Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa, apa didengar suami akan masuk ke dalam sistem sarafnya.

Hal itu dapat mempengaruhi tubuhnya dalam memberikan respons.

Lebih baik untuk secara langsung mengungkapkan apa yang diinginkan.

Karena hal tersebut akan lebih mudah dipahami oleh laki-laki agar tidak menimbulkan emosi dan pertengkaran.

Sebagai contoh, daripada istri mengatakan, "Terus saja dengan smartphone-mu...", lebih baik dikatakan, "Sayang, bisakah kamu memberikan pelukan padaku?"

Tips untuk Membuat Suami Semakin Sayang dan Betah di Rumah

Ada beberapa tips dapat dilakukan untuk membuat suami semakin sayang dan betah di rumah.

Namun, perlu diperhatikan bahwa perubahan dalam artikel ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang lebih netral dan mendukung komunikasi sehat antara suami dan istri.

1. Komunikasikan Keinginan dengan Lebih Baik

Sebaiknya, sampaikan keinginan kepada suami dengan jelas dan tidak hanya sekali, melainkan dengan kesabaran dan pengertian yang baik.

Ini karena setiap individu memiliki cara yang berbeda dalam menerima informasi, termasuk saraf yang lebih kaku pada laki-laki.

2. Perhatikan Nada dan Cara Bicara

Dalam berkomunikasi dengan suami, perhatikan juga nada bicara yang digunakan. Sebagian suami cenderung menyukai istri yang berbicara dengan nada manja.

Namun, penting untuk menjaga kesopanan dan tidak berlebihan dalam menggunakan nada tersebut.

3. Fokus pada Perhatian dan Kebahagiaan Suami

Lakukan hal-hal yang dapat menarik perhatian suami dan membuatnya bahagia.

Setiap suami memiliki preferensi dan keinginan yang berbeda, jadi perhatikan hal-hal disukainya dan usahakan untuk memenuhinya dengan penuh kasih sayang.

4. Bersikap Terbuka dan Responsif

Bersikap terbuka dalam mendengarkan suami adalah kunci penting dalam membangun hubungan yang baik. Tanggapi dengan penuh perhatian dan respon yang tepat terhadap apa yang dia sampaikan.

5. Jaga Komunikasi yang Sehat

Hindari bicara dengan suami menggunakan nada yang kaku dan keras.

Komunikasi sehat dan saling menghormati akan membantu membangun hubungan harmonis antara suami dan istri.

Dalam menjalankan hubungan pernikahan, penting untuk selalu memperhatikan kebutuhan dan keinginan masing-masing pasangan.

Semua pasangan memiliki gaya komunikasi berbeda, jadi penting terus membangun komunikasi saling mendukung dan mempererat ikatan di antara keduanya. 

Profil Aisyah Dahlan

Berikut ini adalah biografi dan profil Aisyah Dahlan:

Nama: Aisyah Dahlan (Aisah Dahlan)

Tempat /Tgl lahir : Jakarta, 17 Desember 1968

Alamat : JL.Pratama IV no 1. Pulo asem. Rawamangun, Jakarta Timur.

Tlp : 021-70747325, 085691536656.

Instagram: @draisahdahlan

Riwayat Pendidikan

TK Cempaka, Jakarta

SD Negeri DUREN TIGA Jakarta

SMP Islam Al-Azhar, Sisingamangaraja Jakarta

SMA Islam AL-AZHAR, Sisingamangaraja Jakarta

Sarjana Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar

Program Profesi Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada,Yogyakarta

Drugs Abuse Counselor Training, di Rumah Pengasih, Kuala Lumpur, Malaysia

Riwayat Pekerjaan

1998 - 2002, Kepala Unit Narkoba RS. Harum Jakarta

1998 - Pembina Program Aftercare Sahabat Rekan Sebaya

1998 - Family Counselor di beberapa LSM Penanggulangan Narkoba

1999 - Puskesmas Kecamatan Cilandak

2000 - Trainer Program MBS

2003 - Pembina Padepokan Recovery Slankers (SLANK)

2003 - Kepala Unit Narkoba RS. Bhayangkara Sespimma Polri Jakarta.

2008 - Staff Ahli Kalakhar BNN, Bidang Terapi & Rehabilitasi.

2011- Koordinator Terapis Holistik Klinik Sunter Medical Center.

1995 - Pembina Sosial Entrepreneur After Care Yayasan Sahabat Rekan Sebaya.

2015 - Ketua AIRI (Asosiasi Rehabilitasi Sosial Narkoba Indonesia)

Penghargaan

Tahun 2014: Penghargaan “Indihome Inspiring Woman Award” dari Telkom Indonesia sebagai Women Health Activist

Tahun 2013: Penghargaan SHE CAN AWARD – TUPPERWARE sebagai salah satu WANITA INSPIRATIF di Indonesia .

Tahun 2011: Penghargaan kesehatan dari Tempo Media & Decolgen sebagai “Sang Teladan”

Tahun 2009: Penghargaan dari Gerakan Rakyat Anti Madat (GERAM) atas “Prestasi Insan Anti Narkotika (PITA)”

Tahun 2009: Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia, sebagai ”WARGA UTAMA” dalam bidang Terapi & Rehabilitasi Narkoba.

Tahun 2008: Penghargaan dari organisasi BERSAMA, sebagai pembina Rehabilitasi Komunitas Slankers

Tahun 2008: Penghargaan tingkat madya dari BNP Prov.Jakarta dalam bidang Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba.

Tahun 2007: Penghargaan sebagai orang yang bekerja dengan nurani dari 8 Habits, Steven Covey dari Dunamis Organization Services.

Itulah biografi dan profil Aisyah Dahlan, praktisi kesehatan yang banyak menjadi pembicara dalam bidang neuparenting dan agama. (*)

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved