Mahasiswa dan Dosen Unipol Soppeng Ikut Uji Kompetensi MSDM Bersertifikat BNSP
Ratusan mahasiswa dan dosen Universitas Lamappapoleonro Soppeng mengikuti uji kompetensi MSDM bersetifikat Kompetensi BNSP Kamis (28/12/2023).
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sakinah Sudin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ratusan mahasiswa dan sejumlah dosen Universitas Lamappapoleonro (Unipol) Soppeng mengikuti uji kompetensi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) bersetifikat Kompetensi BNSP, Kamis (28/12/2023).
Uji kompetensi ini dilakukan setelah dilaksanakan pelatihan secara online via Zoom Meeting 21 Desember lalu, dan menyelesaiakan tugas portofolio selama tujuh hari.
Kegiatan ini diawali dengan penandatanganan MOU dan MOA antara Unipol dan Lembaga Kajian Pengembangan Manajemen Indonesia (Lemka Pemindo).
Hadir Dewan Pengarah LSP MSDM Unggul Indonesia Dr Harry Miarsono, dan Dr Sri Lestari Prasilowati, Direktur LSM MSDM UI Dr Muhammad Idris, Ketua Lemka Pemindo Prof Mahfud Nurnajamuddin dan para Asesor Uji Kompetensi.
Rektor Unipol Dr Andi Adawiah menjelaskan, kegiatan ini turut berkobtribusi dalam mewujudkan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Sebab, kata dia, kegiatan ini merupakan suatu bentuk kegiatan dalam rangka pencapaian visi misi Unipol yakni menghasilkan SDM Profesional, di mana mahasiswa dan dosen akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas SDM.
“Sehingga akan melahirkan SDM yang memiliki kompetensi dan profesuonalisme,” katanya, dalam keterangan tertulis kepada Tribun-Timur.com, Kamis (28/12/2023).
Ketua Lemka Pemindo Prof Mahfud Nurnajamuddin menyebut, perlatihan dan uji kompetensi ini direspon dengan sangat baik oleh peserta.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan ebijakan yang sangat tepat, karena telah melaksanakan ananah dari Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2012 Pasal 44 ayat 1 sampai 3.
Sebab, mengharuskan setiap perguruan tinggi memberikan sertifikat kompetensi bagi setiap lulusannya sebagai keterangan resmi tentang kompetensi mahasiswanya.
Juga sekaligus bisa digunakan untuk mendapat pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya.
“Sepengetahuan saya, bahwa selama ini belum ada perguruan tinggi di Sulawesi Selatan, khususnya program studi Manajemen yang melaksanakan kegiatan pelatihan uji kompetensi seperti ini,” sebut Prof Mahfud.
Sementara itu, Dewan Pengarah LSP MSDM Unggul Indonesia Dr Harry Miarsono menambahkan bahwa lembaganya telah melaksanakan Uji Kompetensi MSDM di beberapa perguruan tinggi dan perusahaan yang ada di Indonesia.
Khusus bagi mahasiswa, kata dia, pelatihan dan uji kompetensi semacam ini sangat bermanfaat.
“Ini karena sertifikat kompetensi yang dililiki akan menjadi pendamping ijazah setelah lulus perguruan tinggi utamanya bersaing dalam dunia kerja,” tambah Harry.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Mahasiswa-dan-Dosen-Unipol-Soppeng-Ikut-Uji-Kompetensi-MSDM-Bersertifikat-BNSP.jpg)