Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Tips dr Zaidul Akbar Rutin Minum Jus Apel untuk Atasi Batu Empedu

Menonsumsi minuman herbal jus apel disarankan dr Zaidul Akbar untuk obati batu empedu.

Editor: Hasriyani Latif
NDTV
Ilustrasi - Saran dari dr Zaidul Akbar untuk atasi batu empedu dengan rutin minum jus apel. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Penggagas Jurus Sehat Rasulullah dr Zaidul Akbar bagikan tips untuk atasi batu empedu.

Hanya dengan rutin mengonsumsi minuman herbal berupa jus apel.

Batu empedu adalah massa padat yang terbentuk di kantong empedu, sebuah organ kecil yang terletak di bawah hati.

Penyebab utama batu empedu umumnya terkait dengan ketidakseimbangan komponen-komponen dalam empedu yang dapat menyebabkan endapan yang berkembang menjadi batu.

Batu empedu ditandai dengan sakit perut mendadak di bagian kanan atas atau tengah perut.

Sakit perut juga dapat disertai dengan gejala lain, seperti mual, muntah, hilang nafsu makan, urine berwarna gelap, sakit maag, dan diare.

Batu empedu diduga muncul akibat endapan kolesterol dan bilirubin yang menumpuk di dalam kantung empedu.

Penumpukan terjadi ketika cairan empedu tidak mampu melarutkan kolesterol dan bilirubin berlebih yang dihasilkan hati.

Beberapa faktor juga dapat memengaruhi seseorang terkena batu empedu, seperti faktor usia, jenis kelamin, keturunan, pola makan tidak sehat, diet yang terlalu ketat, dan kondisi medis tertentu.

Oleh karena itu penting untuk mengobati penyakit batu empedu ini.

Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi minuman herbal.

Minuman herbal yang disarankan dr Zaidul Akbar adalah jus buah apel.

"Minum jus apel," kata dr Zaidul Akbar di kanal YouTube Sehat Sunnah yang diunggah pada 3 Juli 2020.

Untuk apel harus yang kecut.

Baca juga: Ubanan Padahal Masih Muda? dr Zaidul Akbar Bagi Ramuan Atasi Uban dengan Ketumbar

"Malang boleh, apel yang impor itu juga boleh. Itu Ibu Bapak jus 2-3 apel ya kalau di rumah punya slow juicer gak apa-apa. Bagus," ungkapnya.

"Kalau nggak punya, nanti airnya saring, ampasnya disaring. Kasih garam sedikit sama kasih madu sedikit," lanjutnya.

Rutinkan minum jus ini satu atau dua kali sehari.

"Tapi inget, yang bikin masalah di batu empedu itukan lemak," ujarnya.

"Kalau sudah tahu lemak maka jangan lagi lemakin dirinya gitu lho," sarannya.

Penyebab Batu Empedu

Batu empedu adalah massa padat yang terbentuk di kantong empedu, sebuah organ kecil yang terletak di bawah hati.

Penyebab utama batu empedu umumnya terkait dengan ketidakseimbangan komponen-komponen dalam empedu yang dapat menyebabkan endapan yang kemudian berkembang menjadi batu.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terbentuknya batu empedu antara lain:

1. Kandungan Kolesterol Tinggi dalam Empedu

Kondisi di mana kandungan kolesterol dalam empedu sangat tinggi dan tidak larut sepenuhnya dalam cairan empedu.

Ini dapat menyebabkan pembentukan kristal yang menjadi dasar bagi batu empedu.

Baca juga: Jangan Buru-buru Minum Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Bagi Tips Sederhana Ampuh Obati Sakit Tenggorokan

2. Kadar Bilirubin Tinggi

Jumlah bilirubin yang tinggi dalam empedu dapat menyebabkan batu empedu. Bilirubin adalah produk sampingan dari pemecahan sel darah merah yang biasanya diekskresikan melalui empedu.

3. Gangguan pada Kontraksi Kantong Empedu

Jika kantong empedu tidak berkontraksi dengan baik untuk mengosongkan empedu saat dibutuhkan, bisa menyebabkan terakumulasinya empedu dan pembentukan batu.

4. Faktor Genetik dan Riwayat Keluarga

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan batu empedu.

5. Pola Makan yang Tidak Sehat

Diet tinggi lemak, tinggi kolesterol, rendah serat, serta kurangnya konsumsi makanan sehat dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu empedu.

6. Obesitas dan Penurunan Berat Badan yang Cepat

Obesitas dan penurunan berat badan yang drastis dapat meningkatkan risiko pembentukan batu empedu.

7. Penyakit atau Kondisi Medis Tertentu

Beberapa kondisi medis seperti sirosis hati, diabetes, infeksi saluran empedu, atau gangguan keseimbangan hormon tertentu dapat mempengaruhi pembentukan batu empedu.

Penting untuk diingat bahwa faktor-faktor di atas tidak selalu menyebabkan batu empedu pada setiap individu.

Kombinasi dari beberapa faktor tersebut bisa menjadi penyebab terbentuknya batu empedu.

Kondisi ini dapat berkembang seiring waktu tanpa menimbulkan gejala pada beberapa orang.

Obat Asam Urat Herbal

Asam urat merupakan salah satu penyakit yang banyak dikeluhkan.

Ahli Kesehatan sekaligus Pendakwah, dr Zaidul Akbar sarankan obat herbal yang ampuh untuk atasi asam urat.

Asam urat adalah kondisi yang terjadi ketika terjadi penumpukan kristal asam urat di dalam tubuh, biasanya di sendi atau jaringan sekitarnya.

Khasiat teh serai membuat pikiran dan tubuh lebih rileks.
Khasiat serai untuk obati asam urat. (sehatq)

Hal ini dapat menyebabkan peradangan dan gejala seperti nyeri, bengkak, dan kemerahan pada sendi yang terkena.

dr Zaidul Akbar menyebutkan seseorang dapat menderita asam urat karena sering mengonsumsi asupan-asupan bersifat asam.

"Contohnya tepung, gula, minyak, nasi juga termasuk," papar dr Zaidul Akbar.

Menurut dr Zaidul Akbar, yang harus dilakukan saat seseorang mengalami asam urat adalah dengan meningkatkan basa dengan menggunakan aneka rempah.

Hal ini karena penyakit asam urat cenderung akan menyebabkan peradangan.

"Aneka rempah yang dimaksud bermacam-macam, khususnya bersifat panas, seperti kunyit, kapulaga, cengkih, bunga lawang, dan jahe," ungkap dr Zaidul Akbar.

Nah, ramuan herbal khusus yang dapat mengatasi penyakit asam urat, yaitu dengan mengombinasikan rempahan serai dengan pare.

"Serai dan pare sangat baik untuk dikonsumsi, tapi Anda harus mengasup airnya lebih banyak," kata dr Zaidul Akbar.

Ia juga menyarankan untuk mengurangi konsumsi produk yang mengandung tepung-tepungan, nasi, gula, hingga daging.

"Bisa mencoba diblender kacang panjang dan seledri, ditambah resep yang tadi, atau dibantu dengan jahe dan kunyit, InsyaAllah membantu" lanjutnya.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved