Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Uang Panai Rp30 Juta Hangus Terbakar Tiga Hari Sebelum Resepsi Pernikahan di Appanang Soppeng

Keempat korban kebakaran sedang menjalani perawatan intensif di Puskesmas Cangadi dan RSUD Latemmamala, Soppeng.

|
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Sudirman
Ist
Kebakaran terjadi di Libukang, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (21/12/23). 

TRIBUNSOPPENG.COM, LILIRIAJA - Empat orang menjadi korban kebakaran di Libukang, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng,  Sulsel, Kamis (21/12/23).

Mereka adalah Edi (50) mengalami luka bakar pada kedua kaki, Sahir (12) ) luka bakar pada punggung kaki.

Kamaria (65) luka bakar pada telapak kaki sampai paha dan Ahmad (40) luka bakar pada kedua kaki.

Keempat korban sedang menjalani perawatan intensif di Puskesmas Cangadi dan RSUD Latemmamala, Soppeng.

Pemilik rumah Alwi (47) bakal melangsungkan pesta pernikahan, Minggu 24 Desember 2023.

Bahkan, tenda terowongan nampak sudah berdiri di dekat rumah calon pengantin.

Saksi mata, Hasanuddin (56) mengaku api terlihat di rumah calon pengantin (pak Alwi) diduga karena ledakan Gas Elpiji 12kg.

"Katanya hendak pasang tabung gas LPG 12 kg, tapi regulatornya bocor sehingga mengakibatkan api dari tungku menyambar gas yang bocor dan kemudian membesar," ujarnya kepada Tribun-Timur.com.

Adapun kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Soppeng, Iptu Ridwan mengatakan ada uang tunai (uang panai) calon pengantin dan satu sapi.

"Kerigannya ditaksir Rp500 juta, selain itu uang panainya Rp30 juta dan satu ekor sapi mengalami luka bakar," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kejadian itu sekira pukul 14.50 Wita dan menghanguskan satu rumah panggung milik warga setempat bernama Nurbayah.

Humas TRC BPBD Soppeng, Rudinan mengatakan sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan menuju lokasi.

"Ada delapan unit mobil damkar, empat armada Lalabata, dan masing-masing satu armada Liliriaja, Lilirilau, Marioriwawo dan Ganra," ujarnya kepada Tribun-Timur.com.

Lanjut, kata dia penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Penyebabnya masih diselidiki polisi," lanjutnya.

Juga, dalam peristiwa ini terdapat dua korban jiwa yang mengalami luka bakar.

Diketahui, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 Wita.

"Sekitar tiga puluh menit. 43 personil dibantu warga sekitar memadamkan api," tandasnya.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

Mencari Jejak Hominins Sulawesi

 
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved