Pilpres 2024
Daftar Nama 11 Panelis Debat Perdana Capres-Cawapres, 18 Pertanyaan Dalam Durasi 150 Menit
Ada 11 panelis debat perdana yang pertemukan Ganjar-Mahfud MD, Anies-Cak Imin dan Prabowo-Gibran.
TRIBUN-TIMUR.COM - Tiga pasangan calon presiden-wakil presiden RI akan mengikuti debat perdana, Selasa besok.
Ada 11 panelis debat perdana yang pertemukan Ganjar-Mahfud MD, Anies-Cak Imin dan Prabowo-Gibran.
Panelis tersebut menyiapkan 18 pertanyaan yang nantinya akan disampaikan.
Dalam enam segmen selama 150 menit debat, 18 pertanyaan itu dibagi menjadi tiga untuk masing-masing segmen.
"Nanti saya sampaikan bahwa panelis akan menyusun 18 pertanyaan," kata Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari dalam jumpa pers di kantornya, Senin (11/12/2023).
"Itu kan ada enam segmen, berarti ada tiga pertanyaan yang disiapkan untuk masing masing segmen, satu segmen ada tiga pertanyaan," sambungnya.
Lebih lanjut Haysim menjelaskan, dalam mekanismenya, masing-masing peserta bakal mengambil acak pertanyaan itu sebelum debat dimulai.
"Misalkan kesempatan pertama, si calon A, itu calon B dan C diberikan kesempatan untuk menanggapi apa yang disampaikan oleh calon A," jelas Hasyim.
"Setelah menanggapi, calon A juga diberikan kesempatan untuk menanggapi balik supaya kemudian clear di bagian perdebatan itu," sambungnya.
Sebelum semua kandidat mengambil pertanyaan secara acak, mereka semua diberi kesempatan untuk menyampaikan visi misi program sesuai dengan tema debat.
KPU sendiri terlah menjamin kerahasiaan pertanyaan debat itu. Usai disusun oleh panelis, pertanyaan itu bakal disegel.
Pun para panelis yang ditunjuk bakal menandatangani pakta integritas serta dikarantina selama mengolah pertanyaan debat.
Adapun berikut deretan 11 nama panelis debat perdana yang mengusung tema Pemerintahan, Hukum, HAM, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Demokrasi, Peningkatan Layanan Publik, dan Kerukunan Warga:
- Pakar Ilmu Politik UGM Mada Sukmajati
- Pakar Ilmu Politik Undana Rudi Rohi
- Ahli Hukum Tata Negara Undip Lita Tyesta ALW
- Pakar Hukum Unand Khairul Fahmi
- Pakar Hukum Tata Negara UNS Agus Riewanto
- Pakar Tata Hukum Negara UNPAD Susi Dwi Harijanti
- Guru Besar Universitas Jember Bayu Dwi Anggono
- Ketua Komnas HAM 2017-2020 Ahmad Taufan Damanik
- Guru Besar Studi Agama UIN Sunan Kalijaga Phil Al Makin
- Dekan Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto
- Dekan Fisipol UGM Wawan Mas’udi
Elektabilitas pasangan Capres-Cawapres, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka kian meroket berdasarkan hasil survei terbaru Litbang Kompas.
Bahkan, di Pulau Sulawesi, elektabilitas paslon nomor urut dua itu mencapai 46,9 persen.
Sedangkan, paslon capres-cawapres nomor urut, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Amin yakni 16,7 persen.
Anies-Muhaimin juga menggungguli pasangan capres-cawapres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang hanya 10,4 persen.
Dewan Pengarah Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sulsel, Syamsari mengaku bersyukur atas hasil survei terbaru Litbang Kompas.
Menurutnya, survei yang kredibel ini menunjukkan bahwa pasangan Prabowo-Gibran memang keinginan masyarakat.
"Ini adalah efek dari konsolidasi yang bagus diinternal partai pengusung-pendukung dan konsolidasi TKN pusat sampai ke desa-desa," kata Syamsari di Makassar, Senin (11/12/2023).
Selain itu, isu dan program-program Prabowo-Gibran langsung dicontohkan di lapangan.
Misalnya pemberian susu dan makanan bergizi, jadi pemilih terpuaskan secara kognitif, afektif dan psikomotoriknya dilakukan di lapangan/ada keterlibatan pemilih.
Kata Syamsari, parpol dan tim kampanye telah melakukan kolaborasi dengan seluruh pemilih untuk menyukseskan isu dan program Prabowo-Gibran.
"Dan pasangan nomor urut dua tidak hanya bicara tapi langsung praktek. Kenapa masyarakat tertarik untuk berkokaborasi, karena isu ini masuk akal dan dibutuhkan," ungkapnya.
Tak hanya itu, mantan Bupati Takalar ini berpendapat bahwa naiknya trend elektabilitas Prabowo-Gibran tidak lepas dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi.
"Tingkat kepuasan kepada P Jokowi yang tinggi, sehingga Prabowo-Gibran yang mengusung tema rekonsiliasi dan Kolaborasi, keberlajutan program, mendapatkan efek yang signifikan," katanya.
Sebagai Ketua DPW Partai Gelora Sulsel, Syamsari terus memasifkan gerakan-gerakan untuk mengampanyekan Prabowo-Gibran.
Salah satunya adalah kampanye door-to-door atau melakukan pertemuan langsung dari rumah ke rumah pemilih.
"Jadi kita terus bergerak massif, berkompetisi, untuk mengambil ceruk suara demi memenangkan Prabowo-Gibran, yaitu door to door," katanya.
"Ini adalah kegiatan yang berat untuk dilaksanakan, tidak semua bisa melakukan ini, tapi kami mampu karena memiliki kader yang terdidik dan militan untuk menjalankan itu," kata dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Survei-Capres-terbaru-Anies-Baswedan.jpg)