Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

OJK Sulselbar Bicara soal Pengawasan Perbankan di Hadapan Media

Puluhan jurnalis ikut dalam Media Gathering yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar di Padma Legian Bali

Tayang:
Editor: Waode Nurmin
Muhammad Abdiwan/Tribun-Timur.com
Kepala OJK Sulselbar Darwisman saat membuka kegiatan Media Gathering bersama sejumlah jurnalis asal Sulsel di Hotel Padma Legian, Bali, Selasa (5/12/2023). 

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,DENPASAR - Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, menggelar Media Gathering dengan sejumlah jurnalis asal Sulsel di Denpasar, Bali, Selasa (5/12/2023).

Kegiatan tersebut juga menghadirkan pejabat dari OJK pusat dan wilayah Sulselbar.

Diantaranya Analis Deputi Direktur Layanan Manajemen Strategis dan Koordinasi Regional, Desiyani Patra Rapang yang akan membahas pengawasan perbankan di era digital dan kebijakan terkini sektor perbankan.

Pengawas Senior Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2, Dyan Ristiawan membahas pengawasan sektor pasar modal dan upaya mendorong peningkatan basis investor ritel di pasar modal.

Analis Senior Deputi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perilaku Konsumen, Normasita untuk membahas pengawasan industri keuangan dan non bank penguatan edukasi dan perlindungan konsumen.

Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Wawan Supriyanto membahas perkembangan pengawasan market conduct.

Yang terakhir Analis Esksekutif Pengaturan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan LJK lainnya, Maman Firmansyah yang akan memaparkan perkembangan fintech peer to peer lending.

Kepala OJK Sulselbar Darwisman dalam sambutannya sebelum dimulainya acara, mengucapkan terima kasih kepada media yang selalu mendukung kegiatan OJK demi membantu perkembangan ekonomi dan literasi keuangan bagi masyarakat.

Darwisman juga menyinggung program yang saat ini dilakukan OJK bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Sulsel dan Sulawesi Barat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi positif. Yakni ekosistem bisnis program budi daya pisang, dengan lahan 500 hektare hingga 1 juta hektare.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved