Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pandawa Ganjar Sulsel Bantu Panti Asuhan Amal Islam Maros

Relawan Pandawa Ganjar Sulsel serahkan santunan untuk anak yatim di Panti Asuhan Amal Islam, Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.

DOK PRIBADI
Suasana doa bersama oleh Relawan Pandawa Ganjar Sulsel sebelum menyerahkan santunan kepada anak yatim di Panti Asuhan Amal Islam, Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulsel, Kamis (23/11/2023). Adapun bantuan diserahkan berupa paket sembako. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Relawan Pandawa Ganjar Sulsel serahkan santunan untuk anak yatim di Panti Asuhan Amal Islam, Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulsel, Kamis (23/11/2023).

Bantuan itu diserahkan saat pengurus Pandawa Ganjar Sulsel silaturahmi dengan pengurus Panti Asuhan Amal Islam Maros.

Adapun bantuan oleh Pandawa Ganjar Sulsel, yakni paket sembako.

Bantuan tersebut menjadi wujud implementasi dari program sosial relawan Pandawa Ganjar Sulsel untuk masyarakat sekitar.

Pembina Panti Asuhan Amal Islam Maros, Hendrawan menyambut baik relawan Ganjar.

Dia bersyukur atas bantuan paket pangan yang diberikan relawan.

Bantuan dari relawan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak panti untuk beberapa waktu ke depan.

"Alhamdulillah. Manfaat-manfaat yang diberikan dengan adanya bantuan sembako ini, Insya Allah bermanfaat khususnya bagi anak-anak di sini," katanya seperti rilis diterima Tribun.Timur.com

Hendrawan menjelaskan, panti asuhannya memang tidak pernah memungut biaya pengelolaan.

Sehingga ia mensyukuri adanya bantuan dari pihak luar yang dapat mendukung operasional panti.

Dia berharap agar relawan bisa kembali menggelar kegiatan bermanfaat lainnya bersama anak-anak di panti asuhannya.

"Harapannya alangkah baiknya kita taklim bersama, atau kita adakan sumbangan bersama atau sumbangan berupa material pembangunan yang insyaallah lebih tahan lama. Pahalanya lebih lama mengalir," harapnya.

Diketahui dalam kegiatan tersebut, relawan juga mengajak anak-anak panti untuk melakukan tadarus dan doa bersama.

Mereka mendoakan agar masyarakat Indonesia diberikan kemakmuran dan mendapat pemimpin yang antikorupsi.

Relawan bersama para pengurus panti meyakini figur anti korupsi itu ada pada Ganjar-Mahfud.

Sebab itu, mereka mendoakan kelancaran pasangan ini dalam pilpres 2024.

"Adapun Pak Mahfud MD beliau adalah anak santri yang sama seperti kami. Membanggakan kami sebagai anak pesantren."

"Bahwa anak pesantren juga bisa menjadi menteri. Insyaallah kedepannya lebih dari menteri." jelas Hendrawan.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved