Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Niat Salat Isya Dilakukan Sendiri

"Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku'." (QS. Al-Baqarah: 43).

|
Editor: Saldy Irawan
Polres Sidrap
Ilustrasi salat di jajaran Polres Sidenreng Rappang (Sidrap) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Niat untuk salat Isya merupakan langkah penting sebelum melaksanakan salat Isya.

Niat ini memiliki perbedaan dengan niat salat lainnya.

Shalat Isya merupakan salah satu salat fardu yang wajib bagi umat Muslim.

Perintah untuk melaksanakan salat fardu adalah suatu kewajiban.

Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 43:

"Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku'." (QS. Al-Baqarah: 43).

Setiap salat fardu memiliki keistimewaannya masing-masing, termasuk shalat Isya yang memiliki keutamaan dalam pelaksanaannya.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa siapa pun yang menunaikan salat Isya, ia seperti orang yang menunaikan salat di separuh malam.

Rasulullah SAW juga bersabda, "Barang siapa yang melaksanakan salat Isya secara berjamaah, maka baginya pahala seperti orang yang melaksanakan salat malam selama separuh malam.

Dan barang siapa yang melaksanakan salat Subuh secara berjamaah, maka baginya pahala seperti orang yang menunaikan salat sepanjang malam." (HR. Muslim).

Shalat Isya terdiri dari 4 rakaat dengan 2 tahiyat.

Waktu salat Isya lebih lama, dimulai setelah senja hilang atau setelah salat Maghrib, hingga sebelum waktu Subuh.

Niat salat Isya secara individu:

"Ushalli fardlal I’syaa-i Arba’a Rakaataim Mustaqbilal Qiblati Adaa-an Lillahi ta’aala."

Artinya: "Aku niat melaksanakan salat fardu Isya empat rakaat, menghadap qiblat, pada saat ini, karena Allah ta’ala."(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved