Pilpres 2024
Benarkah PDIP Halangi Gibran Gabung Golkar? Elite Beringin Rindang Bicara
Dulu kawan, sekarang lawan. Itulah gambaran hubungan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan PDI Perjuangan.
TRIBUN-TIMUR.COM -- Dulu kawan, sekarang lawan. Itulah gambaran hubungan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dengan PDI Perjuangan.
Gibran Rakabuming Raka adalah kepala daerah usungan PDI Perjuangan.
Partai bentukan Megawati Soekarnoputri itu jadi pengusung Gibran Rakabuming Raka saat memenangkan Pilkada Solo 2020 lalu.
Gibran Rakabuming Raka melenggang menjadi orang nomor satu Kota Solo pada 2021 lalu.
Hubungan Gibran Rakabuming Raka dengan PDI Perjuangan kini tidak lagi mesra.
Putra mahkota Presiden Joko Widodo itu jadi lawan PDI Perjuangan di Pilpres 2024.
Gibran Rakabuming Raka memutuskan maju calon wakil presiden atau cawapres pasangan Prabowo Subianto.
Partai Gerindra, Golkar, PAN, dan Demokrat jadi parpol pengusung pasangan Prabowo-Gibran.
Adapun PDI Perjuangan mengusung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Dengan demikian, Gibran dan PDI Perjuangan akan menjadi lawan di Pilpres 2024.
Dalam beberapa pekan belakangan ini, Gibran Rakabuming Raka diisungan bergabung jadi kader Golkar.
Lantas benarkan isu yang beredar tersebut?
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar AM Nurdin Halid menjawab soal isu Gibran Rakabuming Raka gabung partai beringin rindang.
Nurdin Halid mengatakan, Gibran Rakabuming Raka bukan kader Golkar hingga hari ini.
Menurutnya, Golkar punya hubungan baik dengan PDI Perjuangan dan tidak ingin mencampuri status keanggotaan Gibran.
"Golkar tidak ingin mengganggu PDI Perjuangan, karena PDI Perjuangan adalah sahabat kita," kata Nurdin Halid kepada wartawan di Warung Coto Sunggu Kabupaten Gowa Minggu (12/11/2023).
"Jadi sampai hari ini saudara Gibran bukan kader Golkar dan tidak memiliki KTA Golkar. Saudara Gibran adalah kader PDI Perjuangan, kita menghormati PDI Perjuangan, dan tidak boleh mengganggu hubungan Gibran dengan PDI Perjuangan," sambung Nurdin Halid.
Nurdin Halid mengatakan, Golkar adalah partai terbuka.
Menurutnya, Golkar tidak pernah mengajak kader parpol lain gabung beringin rindang.
"Jadi tidak tepat itu istilah Gibran di-Golkar-kan. Golkar tidak begitu mengajak kader parpol lain pindah partai, tapi sebaliknya Golkar adalah partai terbuka, kita terbuka kalau ada orang ingin bergabung dan mendaftar sepanjang memenuhi syarat dalam AD/ART," kata Nurdin Halid.
Sebagai partai terbuka, kata Nurdin Halid, Golkar akan menerima jika Gibran memutuskan mengajukan diri jadi kader.
"Jadi kita tidak ingin mengganggu hubungan Gibran dengan PDI Perjuangan, kecuali kalau hubungan Gibran dengan PDIP sudah clear, dan Gibran ingin gerbung Golkar ya kita tentu akan terbuka," sambung Nurdin Halid.
Gibran Rakabuming Raka adalah bakal calon wakil presiden pasangan Prabowo Subianto.
Ia merupakan Wali Kota Solo usungan PDI Perjuangan.
Di Pilpres 2024 ini, pasangan Prabowo-Gibran diusung Partai Gerindra, Golkar, PAN, dan Demokrat.
Golkar Mengaku Perjuangkan Airlangga Jadi Bacawapres, tetapi Akhirnya Dukung Gibran Lewat Sistem
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan bahwa Golkar sebenarnya telah memperjuangkan Ketua Umum Airlangga Hartanto sebagai bakal calon wakil presiden 2024.
Namun, Golkar yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu akhirnya memutuskan Gibran Rakabuming Raka sebagai pendamping Prabowo Subianto.
“Airlangga sudah kita perjuangkan, tapi Airlangga tidak bisa menentukan dirinya. Semua instrumen partai telah berjuang keras untuk memperjuangkan, menggalang (Airlangga) sebagai cawapres,” kata Nurdin Halid dalam program Satu Meja The Forum Kompas TV, Rabu (1/11/2023) petang.
Nurdin Halid menyebutkan, prestasi Airlangga sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sebenarnya telah “dijual” ke Prabowo.
“Tetapi kemudian yang menentukan kan capres (Prabowo). Jadi ini Gibran itu diputuskan Partai Golkar melalui sistem,” ucap Nurdin Halid.
Golkar kemudian memutuskan Gibran yang merupakan putra sulung Presiden Joko Widodo, menjadi bakal cawapres Prabowo untuk Pilpres 2024.
Hal itu ditetapkan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar, 21 Oktober 2023.
“(Penetapan Gibran) dari bawah dulu. Rapat terbatas dulu, kemudian rapat pleno, ke Rapimnas,” kata Nurdin Halid.
Mengenai hasil Munas Golkar, Nurdin Halid menyampaikan bahwa Munas hanya menugaskan Airlangga untuk menetapkan capres-cawapres.
“(Mencalonkan Gibran) itulah strategi Golkar dalam memenangkan Pemilu dan Pileg,” kata mantan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia itu.
Adapun Prabowo dan Gibran resmi mendaftar sebagai bakal capres-cawapres 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 25 Oktober 2023.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Gibran-Rakabuming-Raka-2311.jpg)