Everton Butuh 702 Menit Akhiri Paceklik Gol
Gol dipersembahkan pemain berpaspor Brazil ini di menit 90. Gol tersebut menjadi killing the game di laga itu.
Penulis: M Yaumil | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Everton Nascimento menyumbang satu gol atas kemenangan 3-1 PSM Makassar dari Hougang United, Kamis (9/11/2023) malam.
Gol dipersembahkan pemain berpaspor Brazil ini di menit 90. Gol tersebut menjadi killing the game di laga itu.
Satu gol ini membuat Everton akhiri paceklik golnya. Terakhir gol dicetak ketika lawan Yangon United di playoff AFC Cup pada Rabu (23/8/2023). Butuh 702 menit Everton baru kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Everton menyebut, lawan Hougang tidaklah mudah karena timnya tidak terbiasa dengan lapangan sintetis. Diakuinya 15-20 menit awal kesulitan menjaga dan merebut bola dari lawan. Termasuk menguasai bola dengan baik. Di lain sisi lawan telah terbiasa.
“Jadi seiring berjalannya waktu kami sudah bisa masuk ke dalam pertandingan,” katanya saat konferensi pers usai pertandingan.
Meski sempat tertinggal lebih dulu, Everton mengaku timnya berhasil bangkit. Hal ini tidak lepas dari kerja keras ditunjukkan oleh semua pemain. Semuanya berkeinginan membawa 3 poin dari lawatan di Singapura.
“Saya pikir tim kami bangkit dan lebih ingin bekerja keras karena sangat menginginkan tiga poin. Saya sangat bangga dengan rekan tim,” tegasnya.
Bakal Hengkang
Everton Nascimento diisukan akan meninggalkan PSM Makassar. Bahkan sang pemain telah memberi sinyal perpisahan jelas laga PSM Makassar vs Persija Jakarta pada Jumat (3/11/2023).
Pemain nomor punggung 10 ini menulis unggahan perpisahan di akun instagram pribadinya @vetonascimento, Kamis (2/11/2023) malam.
Everton memposting video pendek foto dirinya berkostum PSM Makassar dengan latar bendera PSM Makassar dan jadwal pertandingan lawan Persija. Disertai keterangan tertulis.
“Enjoying the last moments with this shirt to the fullest ready for tomorrow (menikmati saat-saat terakhir dengan baju ini sepenuhnya. Siap untuk besok (hari ini),” tulisnya.
Kehadiran Victor Mansaray dan Ze Paulo sebagai striker anyar membuat posisi Everton tergeser. Tavares lebih memilih mempertahankan Adilson Silva. Apalagi secara usia Everton telah mencapai kepala 3. Sedangkan Adilson masih berusia 26 tahun.
Laporan Kontributor TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR, M.Yaumil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Everton-Nascimento-364.jpg)