PSM Makassar
PSM Makassar Kurang Beruntung Lawan Persebaya, 24 Tembakan Tak Berujung Gol
Punggawa PSM Makassar bermain apik sepanjang pertandingan, anak asuh Bernardo Tavares tampil menekan tuan rumah.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PSM Makassar kurang beruntung saat menantang Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Liga 1 2023-2024.
PSM Makassar harus pulang tanpa poin dalam duel klasik di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/8/2023) sore.
PSM Makassar menelan kekalahan dari Persebaya dengan skor 0-1. Gol tunggal kemenangan Bajul Ijo dicetak Song Uiyoung di menit sembilan.
Punggawa PSM Makassar bermain apik sepanjang pertandingan. Anak asuh Bernardo Tavares tampil menekan tuan rumah.
Hanya saja dewi fortuna tidak berpihak. Sebanyak 24 tembakan dilepaskan Yakob Sayuri cs, 20 shoot off target dan empat tepat sasaran tapi tidak ada berujung gol penyama kedudukan.
Peluang emas didapatkan diantaranya lewat tendangan bebas Yance Sayuri yang bisa ditepis oleh kiper Persebaya, Andhika Ramadhani.
Lalu tembakan Yakob Sayuri, Everton dan Kenzo Nambu yang selalu tipis dari gawang kiper nomor punggung 52.
Bahkan, ada peluang di menit akhir pertandingan lewat akselerasi Yakob Sayuri.
Pemain nomor punggung 22 ini lalu melepaskan tembakan, sayang berhasil ditepis Andhika. Bola muntah gagal disambut oleh Akbar Tanjung dan Yuran Fernandes.
Sementara, Persebaya hanya membukukan enam tembakan dan cuma tiga tepat sasaran.
Kekalahan PSM Makassar ini membuat mereka di peringkat 12 dengan 11 poin.
Namun, mereka terancam ke papan bawah jikah tim di bawahnya meraih kemenangan di pekan ini.
Baca juga: Bukan Wasit! Bernardo Tavares Ungkap Penyebab Kekalahan PSM Makassar dari Persebaya Surabaya
Bagi Persebaya, tiga poin membawa mereka naik ke posisi delapan klasemen dengan 14 poin.
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares menyayangkan hasil akhir pertandingan. Padahal timnya telah bermain bagus.
“Sangat disayangkan kita bermain bagus, tapi sepak bola itu hanya soal hasil. Hanya hasil akhir dilihat, dan kita kalah meski punya banyak peluang,” katanya saat konferensi pers setelah laga Persebaya vs PSM Makassar, Jumat (18/8/2023).
Namun, juru taktik 43 tahun ini berujar, seharusnya sepak bola tidak hanya dilihat dari hasil akhir.
Sebab, kadang kala timnya menang dengan tidak menciptakan banyak peluang, tapi di sisi lain kadang punya banyak peluang akan tetapi tidak bisa menang.
Meski demikian, Tavares berjanji akan membenahi timnya. Bakal meningkatkan akurasi penyelesaian akhir.
“Selalu ada yang perlu kita tingkatkan, dan saat ini kita tingkatkan akurasi. Kita ciptakan peluang banyak, tapi kita harus lebih manfaatkan peluang tersebut,” tegas pelatih asal Portugal ini.
Sementara Pengamat Sepakbola, Syamsuddin Umar menilai meski kalah PSM Makassar tampil cukup bagus. Hanya saja dewi fortuna yang tidak berpihak kepada juara Liga 1 musim lalu itu.
Baca juga: PSM Makassar Terancam Masuk Zona Degradasi, Bernardo Tavares: Musim Ini Sangat Berbeda
“PSM Makassar saya melihat meski kalah secara tim cukup bagus. Lucky yang tidak ada sekarang,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Jumat (18/8/2023).
Syamsuddin Umar menyebut, kondisi ini berbeda dengan musim lalu. PSM Makassar selalu dinaungi keberuntungan.
Terbukti berapa kali tertinggal, namun mampu bangkit dan membalikkan keadaan.
“Musim lalu banyak lucky, dulu dianggap kalah ternyata menang, tertinggal bisa balikkan keadaan,” ucap pelatih yang bawa PSM Makassar juara Liga Indonesia 1999-2000 ini.
Bangkit!
PSM Makassar harus segera bangkit. Lupakan kekalahan dari Persebaya Surabaya.
Pasalnya, lima hari ke depan Pasukan Ramang akan bermain di play-off AFC Cup 2023-2024.
Juara Liga 1 musim 2022-2023 ditantang oleh wakil Myanmar, Yangon United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (23/8/2023).
Baca juga: Livescore: PSM Makasar Hanya Bisa Ciptakan Peluang Tapi Gagal Cetak Gol ke Gawang Persebaya
Namun, perjuangan PSM Makassar tidaklah mudah. Yangon United adalah tim elit Myanmar.
Musim ini, tim yang dilatih Gerd Zeise berpeluang mengangkat trofi kasta tertinggi sepak bola Myanmar.
Ditambah, Willem Jan Pluim cs sedang dalam kondisi terpuruk setelah kalah di dua laga beruntun.
Pengamat Sepakbola, Syamsuddin Umar optimis PSM Makassar mampu keluar dari kondisi terpuruk sekarang ini. Manajemen dan pelatih tentu telah menganalisa kekurangan tim.
“PSM Makassar akan perlahan naik, bangkit,” tegas pelatih yang bawa PSM Makassar juara Liga Indonesia 1999-2000 ini.(*)
Gawat! Tiga Pemain Belakang PSM Makassar Terancam Absen Lawan Persebaya Surabaya |
![]() |
---|
Walikota Appi Siapkan 7 Bus Gratis Menuju Stadion Bj Habibi Dukung PSM Makassar Saat Lawan Persebaya |
![]() |
---|
Appi Janji Boyong Ratusan Suporter Balaikota Mania Nonton PSM vs Persebaya, Sediakan 7 Bus Gratis |
![]() |
---|
Thom Haye Bintang Persib Jadi Pemain Termahal di Super League, PSM Makassar Tersingkir dari 10 Besar |
![]() |
---|
Gledson Lengkapi Aroma Samba di PSM Makassar, Total 6 Pemain Brasil Berseragam Juku Eja |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.