Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Seleksi Bawaslu

Kala Rahmat Bagja Terdecak Kagum Cara Timsel Tuntaskan Penjaringan Komisioner Bawaslu se-Sulsel

Kedatangan para Timsel dari Zona 1, 2, 3 dan 4 ini sebagai tahap akhir dalam seleksi calon anggota Bawaslu tahun 2023.

Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, Ketua Timsel Zona 2 Sulsel Muhammad Jufri dan Sekretaris Timsel Zona 2 Anshar Aminullah di Kantor Bawaslu RI Jakarta 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja terdecak kagum dengan kerja profesional yang dilakukan oleh Tim seleksi (Timsel) Zona 2 yang sukses merampungkan penjaringan seleksi calon Komisioner Bawaslu periode 2023 -2028.

Apresiasi ini disampaikan Bagja kepada Ketua Timsel Zona 2 Muhammad Jufri dan Sekretaris Timsel Zona 2 Anshar Aminullah di sela penyerahan dokumen laporan akhir tahapan seleksi Bawaslu meliputi Makassar, Gowa, Bone, Barru, Pangkep, dan Maros, pada Jumat (11/8/2023) kemarin.

Baca juga: 3 Catatan Penting Timsel Usai Serahkan Laporan Akhir ke Bawaslu, Divisi SDM: Sulsel Luar Biasa!

Dimomentum yang sama, Divisi SDM, Organisasi dan Diklat Bawaslu RI menerima rombongan Tim seleksi (Timsel) penjaringan calon Komisioner Bawaslu Kabupaten dan Kota se-Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kantor Bawaslu RI di Jakarta.

Kedatangan para Timsel dari Zona 1, 2, 3 dan 4 ini sebagai tahap akhir dalam seleksi calon anggota Bawaslu tahun 2023.

Hal tersebut ditandai dengan penyerahan dokumen administrasi Timsel ke Bawaslu RI yang diterima langsung Tenaga Ahli SDM dan Diklat M Hanif Alusi. 

Sekretaris Timsel Bawaslu Sulsel Zona 2, Anshar Aminullah mengatakan proses penyerahan dokumen dari timsel ke Bawaslu RI berjalan dengan lancar.

Baca juga: Kemendikbud Ristek Angkat Lagi Putra Sulsel Hasrullah Jadi Ketua Tim Pengembang KKN Kebangsaan

"Dokumentasi administrasi proses seleksi sudah kita serahkan ke pihak Bawaslu RI, semua berjalan lancar," kata Anshar Aminullah.

Ia menjelaskan dokumen yang diserahkan timsel ke Bawaslu RI mulai dari dokumen tahap pendaftaran awal (administrasi) peserta hingga hasil tahap wewancara dan kesehatan.

Usai penyerahan dokumen, sejumlah perwakilan Timsel berdiskusi bersama pihak Divisi SDM, kemudian memberikan masukan ke Bawaslu RI untuk melakukan evaluasi dari kekeliruan yang terjadi beberapa momen dalam seleksi ini.

1. Mewakili Zona 4, Ratna mengatakan ke depan kiranya aplikasi MR.Bawaslu sebagai aplikasi utama di proses rekruitmen para komisioner bisa lebih banyak fitur bagi para pendaftar disabilitas.

2. Mewakili Zona 3, Prof Arrijani mengatakan bahwa dibutuhkan sikap yang responsif terhadap beberapa kendala dalam persoalan sistem yang dialami oleh timsel di daerah, khususnya dalam penguploadan data hasil. Harapannya agar kedepan bisa lebih ditingkatkan lagi. 

3. Mewakili Timsel Zona 2 Muhammad Jufri, ia berharap kedepan keterlambatan pengumuman yang diakibatkan karena server yang kadang down agar bisa diminimalisir potensinya, sebab ini menyangkut kredibilitas timsel yang jangan sampai dianggap diintervensi oleh pihak tertentu atau ada permainan dengan peserta tertentu. Timsel tentunya tetap konsisten bekerja sesuai dengan juknis yang telah ada.

Catatan ini di apresiasi positif oleh TA SDM dan Diklat Bawaslu RI dan mengucapkan banyak terima kasih atas kinerja yang luar biasa dari para timsel di Sulawesi Selatan.

Berikut pembagian zona dalam penjaringan calon Anggota Bawaslu Sulsel.

Zona 1: Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, dan Selayar

Zona 2: Makassar, Gowa, Bone, Barru, Pangkep, dan Maros

Zona 3: Pinrang, Parepare, Enrekang, Wajo, Sidrap, dan Soppeng

Zona 4: Toraja, Palopo, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved