Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Kabar Baik Suporter! Musim Depan PSM Makassar Bermarkas di Stadion BJ Habibie Jika Main di AFC

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan merenovasi markas PSM Makassar yaitu Stadion Gelora BJ Habibie.

Editor: Sudirman
Ist
Ahmad Asiri dan Stadion Gelora BJ Habibie. Stadion Gelora BJ Habibie akan direnovasi tahun ini. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kabar baik suporter PSM Makassar.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan merenovasi markas PSM Makassar yaitu Stadion Gelora BJ Habibie.

Kementerian PUPR telah meninjau langsung kondisi Stadion BJ Habibie untuk menyusun Detail Engineering Design (DED).

Rencananya renovasi markas PSM Makassar akan dikerjakan selama dua tahun atau multiyears.

Pekerjaannya akan dimulai 2023 dan diprediksi akan rampung Juni 2024.

Baca juga: Ingat Kasus Yuran saat Lawan Persita Musim Lalu? PSM Makassar Hanya Curi 1 Poin di Indomilk Arena

Stadion berkapasitas 20 ribu penonton ini memang masuk daftar 22 stadion yang direhabilitasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

 Tim Perencana dari Kementerian PUPR telah meninjau langsung kondisi Stadion BJ Habibie untuk menyusun Detail Engineering Design (DED).

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Selatan (Sulsel), Ahmad Asiri mengatakan, Stadion Gelora BJ Habibie salah satu stadion masuk daftar 22 stadion yang akan direhabilitasi oleh Kementerian PUPR.

"Rehabilitasi ini dilakukan agar markas PSM Makassar ini dapat lebih baik lagi dan minimal diakui tingkat Asia," ujarnya pada saat melakukan peninjauan di Stadion Gelora BJ Habibie, Kamis (3/8/2023).

Nantinya Stadion Gelora BJ Habibie minimal berstandar AFC.

Sehingga PSM bisa melakoni laga kandang di Parepare pada saat mengikuti liga Champions Asia.

"Kalau stadion ini sudah berstandar AFC, pasti PSM Makassar akan main di sini di liga Champions Asia," jelasnya.

Sehingga PSM Makassar tak perlu lagi meminjam markas Bali United untuk tampil di Liga Champions Asia.

Sebelumnya telah dilakukan survey awal.

Namun hari ini perlu adanya pendalaman untuk melihat lebih jauh apa yang akan dilakukan perbaikan di Stadion Gelora BJ Habibie.

"Dari proses peninjauan lebih mendalam inilah kita akan diketahui hal-hal yang perlu diperbaiki. Termasuk persoalan lampunya juga kita harus pertimbangkan mulai sekarang," tutupnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Red Gank, Sadakati Sukma berharap, rehabilitasi Stadion BJ Habibie membuat stadion tersebut berstandar nasional.

Menurutnya, stadion yang berada di Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki ini memang sudah seharusnya dibenahi, sehingga sejumlah catatan ketika dilakukan verifikasi sudah disempurnakan.

Baca juga: Kecewa! Wiljan Pluim : 7 Tahun di PSM Makassar Saya Tak Pernah Lihat Stadion Sesepi Ini!

“Ini juga untuk kepentingan keamanan dan kenyamanan penonton di stadion. Setidaknya berstandar nasional,” tuturnya saat dihubungi melalu telepon.

Pria akrab disapa Sadat ini meminta, rehabilitasi stadion bisa berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

Termasuk, pengerjaannya tidak mengganggu pertandingan.

“Perbaikan jalan dan stadion tetap bisa digunakan untuk pertandingan. Kalau bisa untuk tahap awal benahi yang tidak menganggu kenyamanan pertandingan,” pungkasnya.

Bagaimana Nasib Stadion Mattoanging?

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, mengaku masih sulit membantu proses pembangunan.

Hal ini diakibatkan masalah tanah yang belum juga usai.

"Mattoanging masalah tanahnya belum selesai. Kalau mau direnovasi selesaikan dulu tanahnya," kata Basuki Hadimuljono, saat berkunjung ke Makassar beberapa hari lalu.

"Sekarang ada 22 stadion yang sedang dievaluasi," sambungnya.

Pada tahun 2020 Stadion Mattoanging dibongkar, dan pembongkaran dengan tujuan renovasi.

Proses pembongkaran untuk membangun stadion dilakukan setelah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencapai kata sepakat dengan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) terkait kepemilikan dan pengelolaan Stadion Mattoanging.

Sejak saat itu, polemik panjang pembangunan Stadion Mattoanging dimulai.

Gugatan terkait kepemilikan lahan akhirnya diajukan dua pihak.

Diketahui, lahan eks Stadion Mattoanging digugat oleh Andi Ilhamsyah Mattalatta dan Teddy Anwar.

Semua gugatan tersebut masih berproses, meski Pemprov Sulsel sudah menang di tingkat Pengadilan Negeri.

Informasi yang diperoleh, pihak penggugat masih melakukan upaya hukum (banding).

Meski begitu, Pemprov Sulsel memastikan Pembangunan Stadion Mattoanging berlanjut di 2023.

Anggaran sekitar Rp 60 miliar siap dikucurkan untuk membangun Stadion kebanggaan Makassar

Akibat persoalan Stadion Mattoanging, PSM kini harus menjadi tim musafir.

Saat ini, Pasukan Ramang bermarkas di Stadion BJ Habibie Kota Pare-Pare.

Laporan jurnalis TribunParepare.com, Darullah

 

 

 

 

  (*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved