Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Profil Darije Kalezic Eks Nakhoda PSM Makassar Kini Pelatih Bintang Timnas Indonesia Rafael Struick

Darije Kalezic eks PSM Makassar akan melatih Rafael Struick striker Timnas Indonesia di klub Ado Den Haag.

Tayang:
Editor: Alfian
Instagram/@pssi dan @adodenhaag
Eks juru taktik PSM Makassar Darije Kalezic ditunjuk melatih Ado Den Haag yang diperkuat striker Timnas Indonesia Rafael Struick. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Inilah profil Darije Kalezic eks pelatih PSM Makassar yang kini bakal menjadi mentor dari bintang Timnas Indonesia Rafael Struick.

Bagi fans PSM Makassar nama Darije Kalezic tentulah begitu melekat dan masih terus dianggap sebagai salah satu pelatih tersukses di klub asal Sulawesi Selatan.

Pasalnya, Darije Kalezic masuk dalam daftar pelatih yang pernah mempersembahkan gelar juara bagi PSM Makassar.

Dipercaya menakhodai PSM Makassar pada musim 2019, Darije Kalezic mempersembahkan gelar juara Piala Indonesia setelah mengantar Wiljan Pluim cs menang di final atas Persija Jakarta.

Tak hanya itu Darije Kalezic juga membawa PSM Makassar lolos hingga fase semifinal AFC Cup zona ASEAN 2019.

Hanya saja kiprah Darije Kalezic di turnamen tak semulus di kompetisi Liga 1.

PSM Makassar kala itu harus finish di posisi 12 klasemen akhir Liga 1 2019 dan mengakhiri kontraknya.

Pada musim 2020, Darije Kalezic pun dipercaya menjadi pelatih tim junior salah satu klub raksasa Belanda, Ultrech.

Ia dipercaya mengarsiteki Young Ultrech dengan kontrak 3 tahun.

Di tim muda Ultrech, Darije Kalezic sempat melatih pemain Timnas Indonesia Bagus Kahfi serta Ivan Jenner.

Memasuki musim 2023, Darije Kalezic medapat tawaran melatih klub Eerste Divisie atau Liga 2 Belanda, Ado Den Haag.

"Ado Den Haag telah merekrut Darije Kalezić sebagai pelatih kepala klub yang baru. Pelatih asal Bosnia itu menandatangani kontrak selama dua tahun di Den Haag," tulis akun instagram Ado Den Haag, Kamis (29/6/2023).

Baca juga: Profil PSM Makassar dan Jadwal Lengkap Putaran I Liga 1 : Sang Juara Bertahan Andalkan Ramang Muda

Baca juga: Daftar Pemain Asing Jelang Kick-off Liga 1, PSM Makassar Lengkap dan Persija Masih Was-was

Menariknya, Ado Den Haag merupakan klub yang juga dibela bintang Timnas Indonesia Rafael Struick.

Diketahui Rafael Struick merupakan pemain naturalisasi yang kini resmi menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia.

Pemain berusia 20 tahun ini memulai debutnya bersama Timnas Indonesia di laga FIFA Matchday kontra Palestina.

Rafael Struick yang berposisi sebagai penyerang juga diturunkan saat Timnas Indonesia menghadapi Argentina.

Tentu menarik ditunggu, kiprah dari Darije Kalezic yang akan menjadi mentor Rafael Struick di Ado Den Haag.

Sepak Terjang Darije Kalezic

Dilansir dari wikipedia, Darije Kalezic mengawali karir sepakbolanya di Bosnia  dimana ia bermain untuk FK Velez Mostar.

Di saat yang sama ia juga bermain di Belanda dengan membela FC Den Bosch, RKC Waalijk, AGOVV Apeldoorn, De Graafschap dan akhirnya pensiun pada tahun 2006.

Setelah pensiun dari sepak bola sebagai pemain, Kalezic diterima untuk tinggal di De Graafschap, Belanda sebagai pelatih tim, sejak 2006 hingga 2008. Ia kemudian dipromosikan sebagai asisten.

Hingga pada 25 Februari 2009 ia kemudian diangkat menjadi manajer sementara di De Graafschap setelah manajer sebelumnya Henk Van Stee dipecat karena hasil yang buruk.

Meskipun tim terdegradasi pada akhir musim, Kalezic dipastikan sebagai pelatih kepala untuk musim baru, di mana ia memimpin pantulan segera kembali ke Eredivisie dengan mengklaim gelar Eerste Divisie 2009-2010.

Dia menyelamatkan tim dari degradasi pada 2010-2011, meninggalkan klub pada akhir musim.

Pada tahun 2011 ia pindah ke klub Liga Pro Belgia Zulte Waregem.

Namun tidak berselang lama, ia kemudian dipecat bersamaan dengan Zulte Warege hanya menempati tempat ke-14, dua tempat di atas degradasi, pada 27 Desember 2011.

Meski demikian perjalanannya dalam dunia sepakbola belum berakhir, ia kembali diumumkan menjadi manajer di Stockport Country.

Tidak juga berlangsung lama, ia hanya memegang posisi hingga 20 Maret 2013.

Ia mengundurkan diri dengan persetujuan bersama.

Ia kemudian ditetapkan sebagai manajer Jong PSV, tim cadangan PSV Eindhoven, untuk musim pertama mereka di Eerste Divisie

Jong PSV menyelesaikan Eerste Divisie tahun 2013-2014 di posisi 10. Kalezic membawa Jong PSV ke finis ke-14 di Eerste Divisie 2014-2015.

Pada 11 Juni 2015, Kalezic diangkat sebagai manajer Roda JC   dengan kontrak dua tahun. Roda JC meraih posisi ke 14, lima poin di atas degradasi, sekembalinya tim  Eredivisie.

Kalezic dipecat pada 10 Mei 2016 setelah membuat komentar kritis terhadap direktur Teknis klub, Ton Caanen.

Pada 2 Juni 2016, ia ditunjuk sebagai manajer klub Saudi Al-Taawoun. Kalezić dipecat pada 15 Oktober 2016 setelah hanya lima pertandingan .

Pada 7 Juni 2017, ia diumumkan sebagai manajer klub A-League Wellington Phoenix.

Pada 1 Maret 2018, Wellington Phoenix mengumumkan bahwa Darije Kalezic akan meninggalkan klub pada akhir musim setelah mereka tidak dapat mencapai kesepakatan tentang bagaimana klub maju ke depan untuk musim berikutnya.(*)

Baca berita terbaru dan menarik lainnya dari Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved