Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haji 2023

48 Jam di Arab, Menteri Agama: Berdoa Semoga Armuzna Jadi Musim Panas yang Dingin

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Senin (19/6/2023) petang, memulai lawatan resmi pertamanya ke Arab Saudi, sebagai Amirulhajj.

Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM / THAMZIL THAHIR
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Gus Yaqut melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi, Senin (19/6/2023). 

MAKKAH, TRIBUN - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Senin (19/6/2023) petang, memulai lawatan resmi pertamanya ke Arab Saudi, sebagai Amirulhajj, pimpinan tertinggi misi haji 2023 Indonesia.

Amirulhajj dijadwalkan berada di Tanah Suci, kurang 48 jam, sebelum ke Tanah Air.

Dia kembali ke Arab Saudi lagi, Sabtu (24/6/2023) akhir pekan ini.

"Ya saya datang ini mau ngecek kesiapan (PPIH sambut) Armuzna. Besok, ikut konferensi menteri haji di Jeddah. Lusa (Rabu, 21/6/2023), saya kembali lagi ke Indonesia. Insyallah, (tanggal) 24 (Juni 2023) nanti balik ke sini lagi (Mekah)," ujar Gus Men, sesaat setelah tiba di Kantor Daker Mekkah, kawasan Syisyah, sekitar 3,1 km dari kawasan Mina.

Dia menegaskan kembali komitmen haji lansia sudah berjalan baik, dan berharap saat puncak haji, iklim Mekah bersahabat dan membawa berkah.

"Kita berdoa ya, semoga Armuzna jadi musim panas yang hangat bagi jamaah lansia kita," ujarnya menutup sesi "stop door" dengan puluhan jurnalis MCH.

Di kantor Daker, menteri langsung mengumpulkan belasan unsur pimpinan Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) Arab Saudi, staf khusus, dan tim monitoring evaluasi (monev) haji.

Gus Men, sapaan akrabnya, tiba di Terminal Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pukul 19.00 Waktu Arab Saudi.

Usai makan malam di Jeddah, dia melanjutkan perjalanan 60 menit ke Mekah.

"Malam ini saya balik lagi ke Jeddah, untuk ikut konferensi haji bersama menteri haji Saudi, soal layanan lansia," kata Gus Men.

Dia juga menyinggung, salah satu agenda konferensi menteri haji l anggota organisasi kerjasama Islam (OKI), di Jeddah, Selasa (20/6) besok, adalah isu jamaah lanjut usia.

Misi haji Indonesia, yang mengusung kampanye "Ramah Lansia", akan memaparkan sejumlah inisiatif berjalan dan rencana jangka menengah dan panjang.

Khusus jamaah Lansia Indonesia, dia berharap, petugas haji tak lelah mengingatkan jamaah ini supaya menjaga stamina, fisik, asupan, vitamin dan tidak memaksakan diri untuk menunaikan rangkaian ibadah sunah.

"Jadi puncak ibadah haji tinggal beberapa waktu ke depan jadi tolong dihemat energinya. Ibadah sunah- sunah yang sudah dilakukan cukup. Kita sekarang persiapkan diri dan para jemaah lansia ini untuk persiapan di puncak haji." katanya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved