Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Apa Itu Gluten?

Gluten adalah sejenis protein yang ditemukan secara alami dalam biji-bijian tertentu, terutama gandum, jelai (barley), dan gandum hitam (rye).

Editor: Sakinah Sudin
via Kompas.com
Ilustrasi (ndtv.com) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kata kunci apa itu gluten ramai dicari.

Lantas apa itu gluten?

Berikut Tribun-Timur.com bagikan penjelasan terkait gluten.

Gluten adalah sejenis protein yang ditemukan secara alami dalam biji-bijian tertentu, terutama gandum, jelai (barley), dan gandum hitam (rye).

Ini adalah komponen utama yang memberikan elastisitas pada adonan roti dan memberikan tekstur yang kenyal dan kohesif pada produk roti dan pangan lainnya.

Secara kimiawi, gluten terdiri dari dua komponen utama: glutenin dan gliadin.

Glutenin memberikan kekuatan dan kekakuan pada adonan, sementara gliadin memberikan elastisitas dan membantu adonan memperoleh struktur yang baik.

Namun, penting untuk dicatat bahwa gluten juga dapat menyebabkan masalah kesehatan pada sejumlah individu.

Beberapa orang mengalami intoleransi gluten atau sensitivitas gluten non-celiac, yang mengakibatkan gejala seperti gangguan pencernaan, perut kembung, diare, kelelahan, dan gangguan kulit setelah mengonsumsi makanan yang mengandung gluten.

Selain itu, ada juga kondisi yang disebut penyakit celiac, yaitu penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh bereaksi negatif terhadap gluten.

Ini dapat menyebabkan kerusakan pada usus halus dan mengganggu penyerapan nutrisi yang memadai.

Bagi mereka yang menderita penyakit celiac, menghindari gluten sepenuhnya dalam pola makan sangat penting.

Selain gandum, jelai, dan gandum hitam, gluten juga dapat ditemukan dalam produk olahan yang menggunakan bahan-bahan tersebut, seperti tepung terigu, sejumlah bir, saus, produk kedelai terfermentasi, dan makanan olahan lainnya.

Oleh karena itu, bagi mereka yang memiliki intoleransi gluten atau penyakit celiac, sangat penting untuk membaca label bahan makanan dengan cermat dan memilih produk yang bebas gluten atau diberi label "gluten-free".

Penting untuk berkonsultasi dengan profesional medis atau ahli gizi jika Anda memiliki kekhawatiran atau gejala yang berkaitan dengan gluten.

Mereka dapat memberikan saran dan bimbingan yang tepat berdasarkan kebutuhan individu Anda.

Apakah Gluten Berbahaya?

Gluten tidak secara inheren berbahaya bagi sebagian besar orang. Sebagian besar orang dapat mengonsumsi gluten tanpa masalah kesehatan.

Namun, bagi individu yang menderita penyakit celiac, intoleransi gluten, atau alergi terhadap gandum atau biji-bijian tertentu, gluten dapat menyebabkan masalah kesehatan serius.

Penyakit celiac adalah penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh bereaksi negatif terhadap gluten.

Ketika orang dengan penyakit celiac mengonsumsi gluten, itu dapat menyebabkan kerusakan pada usus halus dan mengganggu penyerapan nutrisi yang penting.

Jika tidak diobati, penyakit celiac dapat menyebabkan komplikasi serius dan masalah kesehatan jangka panjang.

Selain itu, ada juga kondisi yang dikenal sebagai sensitivitas gluten non-celiac, di mana orang mengalami gejala yang mirip dengan intoleransi gluten atau penyakit celiac, tetapi tidak memiliki kerusakan usus halus yang sama.

Sensitivitas gluten non-celiac dapat menyebabkan gejala pencernaan, kelelahan, gangguan kulit, dan masalah kesehatan lainnya setelah mengonsumsi gluten.

Bagi individu yang memiliki penyakit celiac, intoleransi gluten, atau alergi terhadap gandum atau biji-bijian tertentu, penting untuk menghindari gluten sepenuhnya dalam pola makan mereka.

Untuk orang lain yang tidak memiliki masalah kesehatan terkait gluten, mengonsumsi gluten dalam jumlah yang wajar tidak dianggap berbahaya.

Tetapi penting untuk diingat bahwa gluten juga dapat ditemukan dalam banyak produk olahan, dan beberapa orang mungkin merasa lebih baik dengan mengurangi konsumsi gluten, meskipun mereka tidak memiliki diagnosis medis yang terkait.

Membicarakan kekhawatiran atau gejala yang berkaitan dengan gluten dengan profesional medis atau ahli gizi dapat membantu menentukan pendekatan yang tepat untuk pola makan Anda.

Makanan yang Mengandung Gluten

Berikut 10 diantara makanan yang mengandung gluten:

  1. Roti: Roti gandum, roti putih, roti gandum utuh, roti lapis, roti tawar, dll.
  2. Pasta: Pasta gandum, spaghetti, lasagna, fettuccine, mie, dll.
  3. Sereal: Sebagian besar sereal yang terbuat dari gandum, seperti oatmeal, tepung sereal, granola, dll.
  4. Kue dan kue kering: Kue roti, muffin, donat, kue lapis, brownies, kue kering, dan produk olahan lainnya yang mengandung tepung gandum.
  5. Makanan olahan: Sejumlah makanan olahan dapat mengandung gluten, seperti makanan beku, makanan siap saji, sosis, nugget, kue pai, dan camilan gurih.
  6. Pizza: Kerak pizza yang terbuat dari tepung gandum.
  7. Beberapa saus: Beberapa saus seperti saus soya, saus teriyaki, saus hoisin, dan saus salad dapat mengandung gluten.
  8. Bir dan minuman beralkohol: Bir gandum, bir jelai, serta beberapa minuman beralkohol seperti whiskey dan vodka yang terbuat dari biji-bijian yang mengandung gluten.
  9. Camilan: Sejumlah camilan seperti pretzel, kue beras, dan makanan ringan yang mengandung tepung gandum.
  10. Makanan cepat saji: Sebagian besar makanan cepat saji menggunakan roti atau tepung gandum dalam hidangan mereka.

Ini hanya beberapa contoh umum makanan yang mengandung gluten.

Adapun biji-bijian yang tidak mengandung gluten dan aman dikonsumsi bagi mereka yang menghindari gluten adalah beras, jagung, quinoa, dan beberapa biji-bijian lainnya.

Penting untuk membaca label bahan makanan dengan cermat dan mencari produk yang secara khusus diberi label "bebas gluten" jika Anda memiliki intoleransi gluten atau penyakit celiac. 

CATATAN:

Artikel ini ditulis dengan bantuan artificial intelligence (kecerdasan buatan). (Tribun-Timur.com/ Sakinah Sudin)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved