Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Polbangtan Gowa Bimbing Petani dan Penyuluh di Maluku Utara

Bimtek ini dihadiri 500 peserta yang terdiri dari petani, penyuluh dan tokoh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sanana dan Kabupaten Kepulauan Sula.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Bimtek Petani dan Penyuluh di Maluku Utara   

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Kementerian Pertanian RI kembali berkolaborasi dengan Komisi IV DPR RI menyelenggarakan Bimtek “Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh” di berbagai daerah.

Kali ini, Polbangtan Gowa sebagai Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian menggelar Bimtek di Kabupaten Kepulauan Sanana, Provinsi Maluku Utara, Minggu-Senin (28-29/5/2023).

Bimtek ini dihadiri 500 peserta yang terdiri dari petani, penyuluh dan tokoh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sanana dan Kabupaten Kepulauan Sula.
 
Mewakili Direktur Polbangtan Gowa, Andy menjelaskan tujuan Bimtek untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan di bidang Pertanian.
 
“Kegiatan Bimtek ini merupakan suatu usaha bagaimana petani, peternak dan penyuluh dapat mengupgrade pengetahuan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan di bidang pertanian maupun peternakan,” kata Andy
 
Andy menegaskan petani dan penyuluh merupakan pahlawan nasional dibidang pangan.
 
“Dengan terlaksananya kegiatan ini, saya berharap agar bapak/ibu bisa meningkatkan skillnya di bidang pertanian," kata Andy.


"Karena kita ini adalah pahlawan-pahlawan nasional dibidang pangan, tanpa bapak/ibu petani dan penyuluh kita akan susah untuk untuk mendapatkan pangan,” lanjutnya
 
Anggota Komisi IV DPR-RI Fraksi Golkar Alien Mus mengapresiasi kehadiran Tim Polbangtan Gowa menyukseskan Bimtek ini.
 
“Smoga apa yang menjadi tanggapan dan penyampaian dapat diterima, agar dapat lebih baik lagi untuk daerah kita” ujarnya.


Melalui Bimtek Alien Mus berharap petani, peternak dan penyuluh dapat meningkatkan kapasitasnya.


Sebab, dua daerah ini memiliki potensi bidang perkebunan, pertanian dan peternakan.


“Kabupaten memiliki potensi perkebunan, pertanian, dan peternakan yang bisa  didorong kualitas dan kapasitas industrinya. Saya juga berharap dengan mengikuti Bimtek para petani, peternak, dan penyuluh dapat meningkatkan kapasitasnya dan dapat lebih baik lagi dalam menghasilkan hasil-hasil di bidang pertanian," lanjutnya.
 
Kegiatan ini diisi dengan penyampaian materi terkait teknis pertanian oleh Sarifuddin Fatmona, yang disambut antusias oleh petani setempat, dikarenakan informasi yang disampaikan berkaitan langsung dengan permasalahan yang mereka hadapi selama ini.


Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) genjot menekankan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus Kementerian Pertanian.
 
“Peningkatan SDM yang profesional bisa dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, bimbingan teknis, maupun sertifikasi profesi, salah satunya untuk penyuluh dan petani,"ujar SYL
 
Senada dengan Menteri Pertanian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengungkapkan program Bimtek bagi penyuluh merupakan sarana untuk mengupdate ilmu pengetahuan dan meningkatkan kapasitas.
 
“Bimtek bagi penyuluh merupakan sarana untuk mengupdate ilmu pengetahuan. Seperti Pertanian perkotaan itu salah satunya memanfaatkan lahan pekarangan di rumah masing-masing agar bisa menambah pendapatan rumah tangga petani.” ujar Dedi.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved