Dinas PUTR Sulsel Buka Kembali Jalur Batusitanduk - Rantepao di Luwu Pasca Longsor
Pasca longsor, kini Jalan poros Batusitanduk - Rantepao di Kabupaten Luwu sudah bisa dilalui..
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Pasca longsor, kini Jalan poros Batusitanduk - Rantepao di Kabupaten Luwu sudah bisa dilalui.
Ruas jalan ini sudah mulai dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sebelumnya, longsor menutupi ruas jalan poros Batusitanduk ke arah Rantepao pada hari Sabtu 29 April 2023.
Curah hujan tinggi terjadi di Desa Batusitanduk, Kecamatan Walenrang, Luwu membuat tanah menjadi longsor
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) pun gerak cepat membuka kembali akses jalan.
Sebab, ruas jalan ini termasuk rata-rata lintas harian tinggi.
Kabid Bina Marga Dinas PUTR Sulsel, Irawan Dermayasamin Ibrahim menjelaskan, tim PUTR bersama warga sudah membersihkan material yang menutup jalan
"Saat ini ruas jalan Sa'dan - Batusitanduk sudah dapat dilalui kendaraan. Tim PUTR Provinsi bersama masyarakat melakukan pembersihan material longsor yang sempat menutupi badan jalan", kata Irawan, Selasa (2/4/2023)
Arus lalu lintas Batusitanduk ke arah Rantepao pun mulai kembali normal.
Untuk diketahui, pengerjaan ruas jalan Batusitanduk - Rantepao baru saja tuntas di 2022
Pemprov Sulsel menyelesaikan pengerjaan ruas jalan sepanjang 5,4 km di tahun 2022.
Adapun ruas jalan yang menghubungkan dua kabupaten ini dikerjakan secara bertahap.
Dimulai tahun 2020 lalu, ditangani sepanjang 3 km.
Lalu tahun 2021 dilanjutkan sepanjang 11,40 km.
Serta di 2022, ruas jalan ini kembali dilanjutkan sepanjang 5,4 Km. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kondisi-terkini-ruas-Jalan-penghubung-Batusitanduk-Rantepao-pasca-dibuka-kembali.jpg)