Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bau Menyengat TPA Tamangapa Dikeluhkan Warga, DLH Makassar Ungkap Penyebabnya

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Makassar Ferdy Mochtar membeberkan penyebabnya.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/SANOVRA JR
TPA Tamangapa 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bau menyengat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang dikeluhkan masyarakat.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Makassar Ferdy Mochtar membeberkan penyebabnya.

Ferdy menjelaskan saat ini TPA Antang sedang dalam proses pengerukan.

Pengerukan dilakukan untuk membuka kembali akses jalan tengah menuju bagian belakang.

"Kami sedang melakukan pembukaan akses jalan yang tertimbun saat musim hujan. Kita lakukan pengerukan dan itu menimbulkan bau sangat menyengat," ujar Ferdy Mochtar saat dikonfirmasi, Kamis (27/4/2023).

Ferdy menjelaskan area pembuangan sampah di bagian belakang masih tersedia 6 hektar.

Area ini dipersiapkan untuk menambah volume yang bisa ditampung TPA Antang.

Pembukaan akses jalan pun diperkirakan akan berlangsung selama 3 minggu pengerjaan

"Paling lama 3 minggu, sudah bisa ada zona pembuangan sampah posisi bagian belakang," Kata Ferdy Mochtar.

"Masih tersedia sekitar 6 ha dari total luas lahan 19 ha," sambungnya. 

Untuk meminimalisir bau menyengat, DLH Makassar sudah menyiapkan langkah antisipasi.

DLH Makassar menyiapkan sistem controlled landfill selama proses pengerjaan

Caranya, sampah ditimbun dengan lapisan tanah setiap tujuh hari.

Kemudian akan dilakukan perataan dan pemadatan sampah.

"Penyemprotan eko-enzim untuk meminimalisir bau menyengat juga akan dilaksanakan," jelas Plt Kapala DLH Makassar.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved