Liga Champions
Jadwal Semifinal Liga Champions dan Preview Real Madrid vs Man City dan AC Milan vs Inter Milan
AC Milan vs Inter Milan dan Real Madrid vs Man City di laga semfinal Liga Champions 2022/2023 bertanding leg pertama 10 Mei 2023.
TRIBUN-TIMUR.COM - Berikut jadwal semifinal Liga Champions 2022/2023 yang akan mempertemukan Real Madrid vs Man City serta AC Milan vs Inter Milan nantinya.
Liga Champions 2022/2023 sudah menyelesaikan babak 8 besar atau perempatfinal.
Laga terakhir babak 8 besar leg kedua ditutup dengan pertandingan Bayern Munchen vs Manchester City dan Inter Milan vs Benfica pada, Kamis (20/4/2023) dini hari.
Partai Bayern Munchen vs Manchester City berakhir dengan agregat 1-4 dan dipastikan skuad asuhan Pep Guardiola menantang Real Madrid di semifinla Liga Champions musim ini.
Skuad Real Madrid sebelumnya lebih dulu mengantongi tiket semifinal setelah menang agregat 4-0 atas Chelsea.
Baca juga: Arsenal Ketiban Untung Usai Manchester City Kandaskan Bayern Munchen ke Semifinal Liga Champions
Di partai lain, Inter Milan vs Benfica berakhir dengan agregat 5-3.
Di laga semifinal nanti Inter Milan akan menjalani derby della Madonnina lawan AC Milan.
Tim AC Milan melaju ke semifinal setelah 16 tahun lamanya usai menang agregat 2-1 atas Napoli.
Lantas kapan jadwal semifinal Liga Champions 2022/2023 akan digulirkan?
Dilansir dari Livescore, pertandingan semifinal Liga Champions antara AC Milan vs Inter Milan leg pertama digelar, 10 Mei 2023.
AC Milan akan bertindak sebagai tuan rumah di leg pertama ini.
Lalu di leg kedua giliran Inter Milan menjamu AC Milan pada 17 Mei 2023.
Sementara itu leg pertama Real Madrid vs Man City juga berlangsung, 10 Mei 2023.
Pertandingan leg pertama Real Madrid menjamu Man City di Santiago Bernabeu.
Untuk leg kedua giliran Man City menjamu Real Madrid pada, 17 Mei 2023.
Inter Milan Nyaris Terpeleset
Inter Milan memainkan duet Edin Dzeko dan Lautaro Martinez di lini depan dan berinisiatif menyerang selepas peluit babak pertama dibunyikan.
Dalam lima menit pertama baik Inter Milan dan Benfica masih belum memperlihatkan permainan yang jelas.
Namun, justru tuan rumah yang mampu memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-14 melalui Nicolo Barella.
Lewat skema serangan balik, kerja sama dari Edin Dzeko dan Lautaro Martinez, berakhir dengan umpan pendek dari penyerang Argentina ke arah Nicolo Barella.
Selepas tiba di dalam kotak penalti, Barella sempat mengecoh satu-dua pemain belakang Benfica sebelum melepaskan tendangan placing.
Sepakan melengkung dari gelandang timnas Italia tersebut gagal dibendung oleh kiper Benfica, Odysseas Vlachodimos lantaran bola bersarang telak di pojok kanan atas gawang. Inter Milan 1-0 Benfica.
Gol tersebut membuat Benfica terpelatuk untuk bermain ofensif dan mereka berhasil mendominasi jalannya laga dengan keunggulan penguasaan bola mencapai 52 persen hingga memasuki 30 menit laga.
Sementara itu, Inter Milan lebih banyak membangun serangan dari belakangan dan memainkan serangan balik.
Sejatinya pada menit ke-33 Inter Milan mampu leading lewat gol Lautaro usai menuntaskan umpan silang Dzeko.
Namun, gol tersebut dianulir wasit karena menganggap Dzeko berada dalam posisi offside sebelum mengirim umpan.
Lima menit berselang tepatnya pada menit ke-38, Benfica akhirnya berhasil menyamakan kedudukan 1-1 melalui gol Frederik Aursnes.
Berawal dari serangan balik di sisi kiri pertahanan Inter Milan, Rafa Silva berhasil melepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti.
Umpan silang itu mampu ditanduk sempurna oleh Aursnes yang lolos dari kawalan Matteo Darmian.
Bola meluncur deras di sisi kanan atas gawang Inter Milan yang dikawal oleh Andre Onana tanpa mampu dijangkau sang penjaga gawang. Inter Milan 1-1 Benfica.
Meski disamakan kedudukannya oleh Benfica, Inter Milan masih unggul secara agregat dengan keunggulan 3-1 untuk sementara.
Tidak ada gol tambahan lagi yang tercipta sehingga paruh pertama berakhir 1-1 bagi kedua tim.
Di babak kedua, Inter Milan mencoba memainkan pressing ke pertahanan Benfica.
Akan tetapi, tetap Benfica yang memegang kendali penguasaan bola di atas lapangan hingga laga memasuki menit ke-55.
Meski begitu, justru tuan rumah yang berhasil menambah keunggulan pada menit ke-65 melalui Martinez.
Berawal dari pertukaran umpan antara Henrikh Mkhitaryan dan Federico Dimarco di sisi kanan pertahanan Benfica, diakhiri dengan umpan silang yang dilepaskan oleh pemain asal Italia tersebut ke tengah kotak penalti.
Bola dari Dimarco berhasil disambar oleh Martinez dengan satu tapping di depan gawang Benfica yang menghunjam deras ke sisi kiri yang hanya bisa dilihat oleh Vlachodimos. Inter Milan unggul 2-1.
Gol tersebut membuat Inter Milan mulai rajin melancarkan serangan ke arah gawang Benfica melalui skema serangan balik.
Benar saja, satu gol kembali lahir bagi tuan rumah melalui pemain pengganti Joaquin Correa yang baru berada di lapangan selama dua menit.
Correa mencetak gol pada menit ke-78 untuk menambah keunggulan Inter Milan menjadi 3-1 usai meneruskan umpan pendek dari Dimarco.
Sukses menusuk di dalam kotak penalti, kompatriot dari Martinez tersebut segera melepaskan sepakan melengkung via kaki kanannya meski dihalang-halangi 3 pemain Benfica.
Si kulit bulat sempat membentur tiang kiri Benfica sebelum meluncur mulus ke dalam gawang tanpa mampu dicegah oleh Vlachodimos. Inter Milan unggul 3-1.
Perlawanan sengit tetap diperlihatkan oleh Benfica dengan keunggulan penguasaan bola yang mereka mainkan.
Pada menit ke-83, Benfica nyaris mengejar ketertinggalan mereka jika saja sepakan kaki kiri dari David Neres tidak digagalkan oleh tiang gawang.
Dua menit kemudian, Benfica berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 2-3 melaui gol tandukan dari Antonio Silva pada menit ke-86.
Sebuah tendangan bebas dari Alex Grimaldo mampu dimaksimalkan oleh Antonio dengan tandukannya yang membelakangi gawang Inter Milan.
Bola gagal dijangkau oleh Onana dan berhasil menghunjam deras di sisi kanan atas gawang. Inter Milan 3-2 Benfica.
Memasuki masa injury time dengan tambahan waktu empat menit, Inter Milan dan Benfica saling berbalas serangan balik.
Justru pada momen tersebut Benfica mampu menyamakan kedudukan menjadi 3-3 melalui gol Petar Musa pada menit ke-90+5.
Sepakan kaki kirinya di dalam kotak penalti berhasil melewati kaki Danilo D'Ambrosio dan Onana. Inter Milan 3-3 Benfica.
Gol tersebut menutup laga dengan kedudukan 3-3 bagi kedua tim, tetapi Benfica harus tersingkir karena kalah agregat 3-5 dari Inter Milan.
Hasil ini mengantarkan Inter Milan ke semifinal Liga Champions 2022-2023 dengan menantang AC Milan pada laga bertajuk Derby della Madonnina.
Erling Haaland Pahlawan Man City
Pelatih Muenchen, Thomas Tuchel, membuat dua perubahan dalam susunan starter dibandingkan tim yang tampil pekan lalu.
Bek kiri Joao Cancelo dimainkan menggantikan Alphonso Davies untuk menghadapi klub pemiliknya.
Sementara itu, Eric Maxim Choupo-Moting diturunkan sebagai ujung tombak menggantikan Serge Gnabry.
Sadio Mane, yang sempat membuat masalah saat berkelahi dengan Leroy Sane, tetap masuk tim kendati hanya menjadi pemain cadangan.
Di lain pihak, Manchester City menampilkan starting XI yang sama seperti pada leg pertama.
Tiga pencetak gol di leg pertama, Rodri, Bernardo Silva, dan Erling Haaland, dipastikan kembali turun sejak sepak mula.
Peluang bersih pertama pertandingan didapatkan Leroy Sane di menit ke-16.
Lepas dari jebakan off-side, Sane menggiring bola dari tengah lapangan ke arah kotak penalti Man City.
Namun, tembakan menyilangnya masih melebar ke sebelah kiri gawang Ederson.
Malapetaka hampir menimpa Muenchen beberapa saat kemudian.
Ganti Erling Haaland lolos dari jebakan off-side, memaksa Dayot Upamecano mengejar dan menjatuhkannya.
Wasit sempat menganggap Upamecano melakukan pelanggaran orang terakhir sehingga sudah mengeluarkan kartu merah dari kantongnya.
Tetapi, Haaland ternyata sudah berada dalam posisi off-side saat bola dilepas ke arahnya.
Upamecano pun selamat dari kartu merah wasit.
Menit ke-21, tendangan bebas Sane masih bisa ditepis Ederson sehingga hanya menghasilkan tendangan pojok.
Bayern Muenchen terus menyajikan penampilan yang agresif.
Di menit ke-24, tembakan Leon Goretza dari luar kotak penalti melayang ke atas setelah sebelumnya Bayern membuat serangkaian operan akurat yang membuat para pemain belakang Manchester City cukup kelabakan.
Tiga menit berselang, ganti Nathan Ake melepas tembakan keras dari luar kotak penalti yang masih melebar ke sebelah kiri gawang Yann Sommer.
Menit ke-35, Manchester City mendapatkan penalti setelah wasit menganggap bola tembakan Ilkay Guendogan berubah arah karena menerpa tangan Upamecano di kotak terlarang.
Erling Haaland maju sebagai eksekutor tetapi tembakan si robot kali ini terlalu kencang dan melesat ke atas gawang.
Penalti Haaland gagal membuahkan gol dan skor tidak berubah, masih 0-0.
Untuk pertama kalinya dalam dua tahun, penalti Haaland ngawur dan tidak menghasilkan gol.
Menit ke-42, kombinasi operan pendek Bayern di sekitar kotak penalti City melepaskan Kingsley Coman di sebelah kiri.
Namun, tembakan keras dengan kaki kirinya masih mampu dibendung oleh Ederson.
Semenit kemudian, ganti tembakan jarak jauh Sane melebar ke sebelah kiri gawang City.
Pada menit terakhir babak pertama, sebuah serangan balik cepat Muenchen membuat pertahanan Man City kalang kabut.
Namun, upaya beruntun dari sepakan tumit Choupo-Moting dan tembakan Coman masih membentur bek-bek City yang memasang badan di depan gawang.
Babak pertama pun selesai dengan kedudukan masih 0-0.
Pada menit-menit awal babak kedua, penguasaan bola masih lebih banyak dipegang Bayern Muenchen.
Menit ke-56, umpan silang Kingsley Coman di depan muka gawang Man City bisa diamankan John Stones setelah bola sempat ditepis Ederson.
Dalam sekuens lanjutan, Stones langsung mengirim bola jauh ke depan.
Bola diambil Kevin De Bruyne dan dioper kepada Haaland.
Sukses menggocek Upamecano, Haaland dengan mudah menjebol gawang Sommer lewat tembakan kaki kiri.
Menit ke-67, Jamal Musiala memberikan operan mendatar kepada Coman di kotak penalti tetapi tembakan sang winger terlalu lemah dan bola diamankan Ederson.
Tim tuan rumah sempat mencetak gol di menit ke-75 lewat pemain pengganti, Mathys Tel.
Tetapi, gol itu dianulir wasit karena Coman lebih dulu off-side dalam pergerakan yang membuka proses terjadinya gol Tel.
Menit ke-81, Bayern Muenchen mendapatkan penalti setelah pengamatan VAR.
Wasit memvonis Manuel Akanji melakukan handball saat umpan silang Sadio Mane mengenai tangannya.
Joshua Kimmich maju menjadi algojo dan menunaikan tugasnya dengan baik dengan tembakan ke tengah gawang. 1-1.
Di injury time tepatnya menit ke-90+2, Sadio Mane memperoleh peluang bagus.
Tetapi, tembakannya meneruskan umpan silang Alphonso Davies masih tidak tepat ke sasaran.
Tidak ada lagi gol yang tercipta sehingga pertandingan berkesudahan dengan skor 1-1.
Manchester City pun lolos ke semifinal Liga Champions dengan kemenangan agregat 4-1.
Di semifinal, The Citizens akan menghadapi Real Madrid dalam dua leg pada 9/10 dan 16/17 Mei mendatang.(*)
Baca berita terbaru dan menarik lainnya dari Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Jadwal-semifinal-Liga-Champions-antara-AC-Milan-vs-Inter-Milan.jpg)