Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Video: Legenda Lari Sulsel Carolina Rieuwpassa Tutup Usia

Perempuan akrab disapa Nina ini menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Stella Maris, Makassar, Kamis pagi.

Tayang:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Indonesia dan Sulawesi Selatan (Sulsel) kehilangan atlet terbaik.

Sprinter perempuan terbaik, Carolina Rieuwpassa meninggal dunia.

Perempuan akrab disapa Nina ini menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Stella Maris, Makassar, Kamis pagi.

Keponakan mendiang Nina, Connie mengatakan, Nina meninggal karena sakit.

Pada Rabu (15/3/2023) malam kondisinya sempat menurun. Sempat dilarikan ke kamar ICU.

Kendati demikian, dia tetap bisa berkomunikasi. Bahkan, masih terlihat bersemangat. Namun, Kamis (16/3/2023) pagi sudah meninggal dunia.

"Beliau sakit, beberapa hari memang dirawat di Rumah Sakit Stella Maris. Sempat drop tadi malam, tapi masih kuat dan bersemangat. Cuma pagi sekira sebelum setengah 7 sudah hembuskan napas terakhir," ungkapnya saat ditemui di rumah duka, Kamis (16/3/2023).

Nina wafat di usia 74 tahun. Jasadnya sekarang disemayamkan di rumah duka, Jl Gunung Nona, Kecamatan Makassar.

Keluarga, kerabat dan sahabat mulai berdatangan ke rumah duka.


Sejumlah karangan bunga bela sungkawa juga terlihat terpasang di rumah sekitar rumah duka 

Connie menyampaikan, jasad Nina akan dikebumikan di Pemakaman Kristen Pannara, Kecamatan Manggala, Jumat (17/3/2023).

"Besok akan dikebumikan di Pemakaman Kristen Pannara. Ibadah pemakaman jam 1 siang," terangnya.

Sejumlah prestasi pernah diraih perempuan berdarah Maluku semasa aktif sebagai atlet.

Ia pun mengharumkan nama Sulsel dan Indonesia di cabang olahraga lari.

Mendiang Carolina Rieuwpassa menyabet medali perunggu Asian Games 1970, Bangkok, Thailand di nomor 100 meter dan 200 meter.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved