Tenggelam di Sungai
Begini Kronologis Siswa SMAN 3 Palopo Meninggal Tenggelam
Dalam rilisnya, TRC menjelaskan bahwa kejadian ini bermula ketika Yusuf bersama tiga temannya pergi mandi-mandi di Sungai Mungkajang.
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo merilis kronologis kematian Andi Muh Yusuf (17).
TRC mengeluarkan rilis usai mengevakuasi mayat Yusuf.
Dalam rilisnya, TRC menjelaskan bahwa kejadian ini bermula ketika Yusuf bersama tiga temannya pergi mandi-mandi di Sungai Mungkajang.
"Pada hari Rabu (15/3/2023) pukul 17.50 Wita, korban bersama tiga orang temannya sedang mandi di Sungai Mungkajang," tulis TRC dalam rilisnya.
"Namun tiba-tiba korban dibawa arus dan tidak dapat ditolong oleh temannya, sehingga melaporkan kejadian ke pos siaga TRC," tambahnya.
Usai menerima informasi, TRC kemudian menurunkan tim untuk melakukan evakuasi.
Kemudian membawa korban ke Rumah Sakit (RS) At Medika Palopo.
Remaja bernama Andi Muh Yusuf (17) ditemukan meninggal dunia.
Yusuf meninggal akibat tenggelam di Sungai Mungkajang, Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Rabu (15/3/2023) petang.
Informasi di dapat, siswa SMAN 3 Palopo tersebut tenggelam saat tengah mandi-mandi bersama temannya.
Korban terseret air sungai lalu meninggal dunia.
Ketika ditemukan, korban masih sempat dilarikan ke rumah Sakit At Medika di Jl Andi Djemma, Palopo.
Namun saat itu kondisinya sudah tidak bernyawa.
Kapolsek Wara, AKP Jon Paerunan membenarkan peristiwa ini.
Korban telah dibawa ke rumah duka di Jl To Ciung, Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur.
"Korban sudah dibawa ke rumah duka," kata Jon.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ruummahahh.jpg)