Raker Gapekhi 2023
Raker Gapekhi 2023 Dihadiri Ketua AKKI, Kepala BKSDA, hingga Kepala BPSPL
Raker Gapekhi 2023 dirangkaikan dengan seminar nasional yang menghadirkan sejumlah pemateri dari Asosiasi Koral Kerang dan Ikan Hias Indonesia.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gabungan Pengusaha Koral dan Ikan Hias Indonesia (Gapekhi) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2023 yang dilaksanakan di Hotel Almadera Makassar, Minggu-Senin (26-27/2/2023).
Raker Gapekhi 2023 dirangkaikan dengan seminar nasional yang menghadirkan sejumlah pemateri dari Asosiasi Koral Kerang dan Ikan Hias Indonesia (AKKI Pusat) hingga stake holder di bidang agribisnis perikanan.
Para pemateri adalah Ketua AKKI Pusat Dirga Adhi Putra Singkarru, Kadis Kelautan dan Perikanan Sulsel Muh Ilyas, Kepala Balai Besar KSDA Sulsel Jusman, Kepala Balai BPSPL Getreda Melsina Hehanussa.
Kemudian tampil juga Penasehat Gapekhi Andi Asdar Jaya, Direktur Polisi Air dan Udara (Polairud) Sulsel yang diwakilkan Kompol Nasaruddin, dan Ketua Gapekhi H Mauli Kasmi.
Adapun tema kegiatan seminar yaitu Penguatan Budaya Organisasi dan Peningkatan Kualitas Layanan”. Seminar ini diikuti pengurus dan anggota Gapekhi yang berjumlah 30-an orang.
Ketua Gapekhi Mauli Kasmi dalam sambutannya mengatakan rapat kerja ini menjadi momentum yang baik bagi anggota dan pengurus untuk membahas Budidaya Karang Hias ramah lingkungan secara simultan.
Menurutnya, pembudidayaan dengan kolaborasi sesama anggota dapat memainkan peran yang lebih besar dalam memastikan bahwa industri koral dan ikan hias berkembang secara berkelanjutan.
"Saya yakin bahwa dengan bekerja sama, kita dapat memastikan Masa Depan Industri ini Cerah dan Berkontribusi Positif pada Ekonomi Biru Indonesia," katanya via rilis ke Tribun-Timur.com.
Sementara itu, Ketua AKKI Pusat Dirga Adhi Putra Singkarru memberikan apresiasi bahwa Gapekhi sebagai pelopor di Indonesia dari 34 provinsi dan tetap eksis dalam bentuk asosiasi hanya di Sulawesi Selatan.
Dirga membawakan materi dengan Judul 'Coral Reef Culture and Coastal Livelihood'.
"Apresiasi tinggi untuk pengurus dan anggota Gapekhi. Terus eksis di Indonesia timur dan Sulawesi Selatan memang dianggap sebagai parameter utama bagaimana melihat kesuksesan di industri koral di masa-masa yang akan datang," ujar Dirga.
Kegiatan ini dibuka gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel Muhammad Ilyas.
Ia menyampaikan dukungan atas terselenggaranya Rapat kerja ini. Ilyas membeberkan materi dengan judul Harmonisasi Arahan, Kebijakan, Pengembangan, Sektor Kelautan dan Perikanan.
"Ini merupakan forum yang tepat dalam upaya kesinambungan dalam melakukan konsolidasi organisasi, khususnya pengembangan usaha pada pemanfaatan sumber daya terumbu karang," ujarnya.
"Indonesia dinilai memiliki terumbu karang nomor 1 di dunia, karena hampir 75 persen spesies karang dunia ditemukan di negara kita, yaitu 600 spesies yang berbeda. Dan bagusnya Gapekhi telah merintis pengembangbiakan dengan transplantasi," lanjut Ilyas.
Pemateri lainnya Jusman dengan judul Regulasi dan Aturan Perdagangan Karang Hias.
Selanjutnya Oleh Kepala Balai BPSPL Getreda Melsina Hehanussa, dengan judul 'Sosialisasi Perpu No. 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Bidang Pengolahan Ruang laut'.
Materi selanjutnya oleh Kompol Nasaruddin (Polairud Sulsel) dengan Judul 'Penegakan Hukum Di Wilayah Perairan Sulsel'. Lalu materi 'Penguatan Budaya Organisasi Melalui AD/ART' oleh Andi Asdar Jaya.
Pemateri terakhir oleh Ketua Gapekhi Mauli Kasmi dengan Judul 'Realisasi dan Rencana Program Gapekhi Tahun 2023'.
Hari kedua rapat kerja dimulai melalui pandangan umum setiap anggota dan dilanjutkan dengan diskusi masalah, tantangan dan harapan Gapekhi kedepan.
Agenda dilanjutkan dengan Penutupan Rapat Kerja Gapekhi Tahun 2023 yang ditutup Ketua Pengawas Sulkifli yang menitikberatkan pada rekomendasi dan usulan semua pihak terkait dalam usaha karang hias.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Raker-gepekhi-2023.jpg)