Tips Motor
Agar Aman di Jalan, Kapan Waktu Tepat Ganti Busi Motor?
Nindyatama menyebut, pemeriksaan busi dapat dilakukan setiap 4000 km-6000 km dan penggantian setiap 8000 km-12000 km.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Busi motor adalah komponen kecil dalam sepeda motor yang memiliki peran besar dan penting dalam kendaraan bermotor.
Tanpa busi, mesin motor tak dapat dinyalakan.
Pemeriksaan busi penting dilakukan untuk mencegah mesin tidak bisa dihidupkan atau mogok.
Demikian disampaikan Manager Technical Service Department Astra Motor (Asmo) Sulawesi Selatan (Sulsel), Nindyatama via keterangan tertulis, Selasa (28/2/2023).
Nindyatama mengatakan pemeriksaan busi dapat dilakukan secara mandiri dengan memeriksa tutup busi atau melepas busi.
“Jika terdapat retakan, karet rusak, longgar, segeralah menggantinya karena jika tidak diganti, kemungkinan saat hujan atau melewati genangan motor bisa mogok,” katanya.
Dikatakan bahwa kondisi busi yang keausan elektroda memiliki ujung centre electrode menjadi aus dan kusam.
Sedangkan busi yang bagus, memiliki insulator projection yang berwarna putih keabu-abuan atau coklat keemasan.
“Setelah busi dibersihkan dan dipasang kembali, jangan mengencangkan busi terlalu kuat, karena dapat merusak gasket busi. Pengencangan yang tidak benar juga dapat menimbulkan kebocoran kompresi,” katanya.
“Pastikan ulir busi bersih dari kotoran dan jangan melumasi lubang busi dengan minyak. Setelah itu, pasang tutup busi dan hidupkan motor, lalu periksa apakah ada gejala tidak normal,” sambungnya.
Nindyatama menyebut, pemeriksaan busi dapat dilakukan setiap 4000 km-6000 km dan penggantian setiap 8000 km-12000 km.
Baca juga: Tips Penanganan Motor Matik yang Terendam Banjir ala Asmo Sulsel
Baca juga: Asmo Sulsel Luncurkan New CBR250RR, Berikut Keunggulan dan Harganya
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa menggunakan busi yang berteknologi U-Type (NGK) & V Groove (Denso) pada elektroda busi mampu membuat kinerja busi semakin optimal.
Terkhusus motor injeksi, gunakan busi dengan resistor untuk menghindarkan sepeda motor dari pembakaran tidak sempurna dan boros bahan bakar.
Dalam cuaca yang tidak menentu seperti saat ini, rutin memeriksakan kendaraan adalah penanganan terbaik yang dapat dilakukan.
“Pemeriksaan busi dapat dilakukan secara mandiri ataupun dapat diperiksa oleh mekanik yang handal dan ahli di AHASS. Segera kunjungi AHASS terdekat untuk memastikan kendaraan kamu tetap berada dalam kondisi prima dan optimal,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pemeriksaan-busi-motor-Asmo-Sulsel-menyarankan-pemeriksaan-busi-dapat-dilakukan-setiap-4000-km.jpg)