Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

KLB PSSI

Tak Pikirkan Jabatan Waketum PSSI, Sadikin Aksa Utamakan PSM Makassar

Direktur Utama PSM Makassar, Sadikin Aksa tidak terlalu memikirkan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.

|
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
DOK PRIBADI
Direktur Utama PSM Makassar Sadikin Aksa saat diwawancarai secara ekslusif di Solo, Kamis (29/9/2022).          

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Direktur Utama PSM Makassar, Sadikin Aksa tidak terlalu memikirkan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.

KLB PSSI akan digelar pada Kamis (16/2/2023). 

Sadikin Aksa menjadi salah satu calon Wakil Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.

Dalam perebutan dua kursi Wakil Ketua Umum PSSI, Sadikin Aksa bersaing dengan 15 calon lainnya.

Mulai dari Menteri, mantan Sekjen PSSI, anggota Exco PSSI hingga pemilik klub dan politisi.

Terpilih tidaknya, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Bagi pria 45 tahun ini, PSM Makassar menjadi fokus utamanya saat ini.

"Masalah pencalonan ke Wakil Ketua Umum Itu hanya buat membangun networking dalam organisasi, terpilih atau pun tidak, saya serahkan yang di Atas (Allah Subhanahu Wa Ta'ala). Saya sudah ambil keputusan mengurus PSM Makassar lebih utama," tegas Sadikin Aksa kepada tribun-timur.com, Selasa (14/2/2023).

Walau demikian, anak pendiri Bosowa Corp, Aksa Mahmud itu tetap menjalin komunikasi kepada pemilik suara. Khususnya kepada pemilik klub.

"Saya bangun pertemanan dengan klub-klub lain," akunya.

Sadikin Aksa memiliki harapan besar kepada Ketua PSSI terpilih beserta jajarannya ke depan.

Sepak bola Indonesia harus dijadikan sebuah industri. 

Sebab akan berdampak kepada pembinaan sepak bola.

Harapan ini sudah disampaikan saat pemilik klub Liga 1 bertemu dengan calon Ketua PSSI.

"Kami club owner klub Liga 1 sudah ketemu dengan calon Ketua dan sepakat untuk memajukan industri sepak bola. Tanpa pemikiran industri, akan susah memikirkan pembinaan, karena dalam industri sepak bola juga memasukan pembinaan menjadi prioritas," tutur mantan Ketua Ikatan Motor Indonesia ini. (*)

 

 


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved