Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pipa Gas Meledak

Pipa Jargas di Jalan Andi Lantara Wajo Bocor, Suplai Gas ke Pelanggan Masih Normal

Biaya perawatan dan pengobatan Usman korban ledakan pipa jargas ditanggung oleh Pertagas Niaga selaku pengelola jargas kota di Sengkang. 

Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/JABAL QUBAIS
Kerabat serta perwakilan pengelola Jargas Wajo membesuk korban ledakan pipa gas di RS Prima Husada, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Senin (30/1/2023). Pertagas Niaga selaku pengelola jargas kota di Sengkang melakukan investigasi dan evaluasi terkait penyebab kebocoran pipa gas. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Usman Baraiyya (48) saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Prima Husada, Sengkang dengan pendampingan keluarga. 

Usman merupakan korban dari ledakan pipa jaringan gas (jargas) di saluran drainase Jalan Andi Lantara, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Senin (30/1/2023).

Biaya perawatan dan pengobatan korban sepenuhnya ditanggung oleh Pertagas Niaga selaku pengelola jargas kota di Sengkang. 

“Saat ini fokus kami adalah memberikan perawatan terbaik serta pendampingan kepada korban untuk dapat segera pulih. Kita doakan kondisi beliau bisa segera membaik, “ jelas Manager Stakeholders Relation PT Pertagas Niaga Ratna Dumila.

Hingga hari ini, Selasa (31/1/2023) kondisi korban sudah membaik dibanding kemarin.

Sementara itu di lokasi, tim operasi tengah melakukan upaya pencarian titik kebocoran pipa gas.

Meski begitu, sampai hari ini aliran gas kepada pelanggan masih berjalan normal.

 “Kami mengusahakan upaya terbaik agar hal ini dapat segera tertangani dan tidak mempengaruhi suplai gas ke pelanggan,” tambahnya. 

Bersamaan dengan upaya ini, tim Pertagas Niaga juga melakukan investigasi dan evaluasi terkait penyebab kebocoran pipa gas.

PT Pertagas Niaga turut prihatin dan siap bertanggung jawab dalam kejadian tersebut.

Biaya Pengobatan Ditanggung Pengelola Jargas

Kepala Teknisi Jargas Wajo, Andi Suyuti mengatakan pihaknya akan bertanggung jawab atas apa yang ditimpa korban.

"Tentu kami akan bertanggung jawab terhadap korban sekaligus meminta pihak rumah sakit agar memberikan pelayanan terbaiknya," ujarnya.

Seluruh administrasi dan biaya perawatan ditanggung pihak pengelola gas.

"Saat ini korban sudah mendapat perawatan dan seluruh biayanya kami yang tanggung," Jelasnya.

Korban dirawat di ruang VIP Flamboyan 202 RS Prima Husada, Sengkang.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved