Penculikan Anak

Marak Isu Penculikan, Bupati Maros Imbau Orangtua Awasi Anak di Sekolah dan Rumah

Maraknya isu penculikan anak di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan, menjadi momok menakutkan.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Bupati Maros Chaidir Syam. Marak isu penculikan anak, Chaidir Syam meminta kepada masyarakat terkhusus orangtua untuk terus waspada. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Maraknya isu penculikan anak di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan, menjadi momok menakutkan.

Bupati Maros Chaidir syam pun meminta kepada masyarakat terkhusus orangtua untuk terus waspada.

Ia menyebutkan orangtua harus lebih memperhatikan anaknya, apalagi yang masih bersekolah.

"Kita sudah mengimbau baik pihak sekolah ataupun masyarakat untuk terus melakukan dan meningkatkan kewaspadaan kepada anak-anak kita," ujarnya.

Imbauan tersebut merujuk pada surat edaran yang dikeluarkan Gubernur Sulawesi Selatan pada 13 Januari 2023.

"Salah satunya, anak-anak sekolah ditekankan baru bisa pulang jika sudah jelas dijemput sama orangtua atau keluarganya," ucapnya.

Ia menyebutkan, kewaspadaan juga perlu dilakukan di lingkungan rumah.

"Jangan sampai karena sudah di rumah anak-anaknya sudah tidak diawasi lagi. Justru itu bisa dijadikan kesempatan bagi orang jahat untuk menjalankan aksinya," tuturnya.

Diketahui ada tujuh poin imbauan yang tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan Pemprov Sulsel pada 13 Januari 2023, sebagai berikut:

1. Diminta kepada seluruh Kepala Sekolah melakukan upaya memperketat pengawasan dan penjagaan lingkungan sekolah untuk melindungi peserta didik dari tindakan kriminalitas dan secara khusus mencegah terjadinya tindak kriminal penculikan anak pada seluruh Peserta Didik.

2. Kepala Sekolah diminta untuk menjalin komunikasi dengan orang tua / wali peserta didik untuk memastikan pada saat jam pulang sekolah , siswa tiba dirumah masing masing dan pada jenjang Pendidikan Dasar dan PAUD dihimbau agar siswa dijemput oleh orang tua/wali masing-masing.

Baca juga: Marak Isu Penculikan Anak, Orang Tua Siswa di Enrekang Minta Pengamanan Sekolah Diperketat

Baca juga: Fakta Video Viral Murid di Sidrap Diduga Hampir Jadi Korban Penculikan Anak

3. Sebagai bentuk tidakan pencegahan, seluruh Guru dan tenaga kependidikan diminta untuk melakukan pengawasan intensif terhadap aktivitas oknum yang mencurigakan di ingkungan sekolah masing-masing, dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila terdapat aktivitas oknum mencurigakan di sekitar lingkungan sekolah.

4. Kepala Sekolah bersama Seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan diminta untuk memberikan edukasi kepada siswa untuk pencegahan tindakan krimialitas serta mewaspadai ajakan mencurigakan dari orang yang baru dikenal maupun yang dikenal.

5. Sekolah Diminta untuk proaktif berkoordinasi dengan babinkamtibmas atau babinsa setempat untuk membangun jalur komunikasi sebagai bentuk deteksi dini maupun respon tanggap cepat terhadap potensi tindakan kriminalitas di lingkungan sekolah.

6. Kepala Sekolah diminta secara khusus menugaskan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan untuk membentuk Posko dan Tim Reaksi Cepat apabila terdapat laporan siswa yang tidak diketahui keberadaannya.

7. Sebagai bentuk pengendalian dan pengawasan lingkungan sekolah maka CCTV di seluruh sekolah diminta untuk dapat diaktifkan .

8. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota diminta untuk melakukan monitoring pelaksanaan Surat Edaran ini.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved