Arsip Elektronik

Cegah Pungli Urus BPKB dan Balik Nama, Ditlantas Polda Sulsel Terapkan e-Arsip

Dengan adanya e-Arsip masyarakat tidak perlu lagi menyetorkan berkas kendaraannya untuk diregistrasi.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Kepala Seksi BPKB Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulsel Mamat Rahmat. Ditlantas Polda Sulsel memberlakukan arsip elektronik atau e-Arsip untuk mencegah adanya Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) ganda. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ditlantas Polda Sulsel memberlakukan arsip elektronik atau e-Arsip untuk mencegah adanya Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) ganda.

Selain itu, e-Arsip juga diklaim dapat memberikan kemudahan terhadap pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Seksi BPKB Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulsel Mamat Rahmat mengatakan, e-Arsip telah mengganti sistem pengarsipan secara manual.

"Dengan adanya e-Arsip masyarakat tidak perlu lagi menyetorkan berkas kendaraannya untuk diregistrasi," kata Mamat Rahmat ditemui wartawan di kantornya, Jumat (20/1/2023) siang.

"Berkas kendaraannya masing-masing boleh dibawa ke rumah seperti sertifikat dan BPKB, karena semua sudah digital," sambungnya.

Tidak hanya itu, sistem BPKB elektronik itu juga dianggap mampu menghindari adanya pungutan liar.

"Jadi khusus untuk BPKB sekarang kita tidak pengarsipan menerima secara manual, sekarang secara digital," ujarnya.

Pasalnya, pengurusan BPKB dan balik nama dapat dilakukan masyarakat secara online.

"Kemudian apabila masyarakat mau melakukan mutasi kendaraan dari luar Sulsel, tidak usah repot-repot lagi membawa berkas, tinggal memperlihatkan KTP saja, dan nomor rangka. Nanti tinggal ambil di tujuan," ucapnya.

Mamat menjelaskan, kebanyakan kasus BPKB mudah digandakan karena ada selisih waktu yang cukup panjang sebelum APM menyerahkan BPKB ke pemilik kendaraan.

Modusnya biasanya, oknum melaporkan kehilangan BPKB, padahal sebenarnya belum terbit atau diserahkan pihak APM.

Baca juga: Perangi Pungli BLT, Wakil Rakyat Golkar Terus Awasi dengan Ketat Penyaluan BLT

Baca juga: Pertanian Maros Diperiksa Polda Sulsel Soal Dugaan Pungli Lumbung Pangan, Nama Alif Disebut

Kemudian menjadi ganda saat pemilik kendaraan menerima yang baru berdasarkan laporan kehilangan dan yang diterima atas pembelian kendaraan yang dilakukan.

"Jeda waktu itu (penerimaan BPKB) biasa dimanfaatkan. Nanti tidak lagi seperti itu, karena sudah langsung diblok oleh sistem e-Arsip," terangnya.

Untuk membangun Integrated BPKB System, kepolisian telah bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Begitu juga agen pemegang merek (APM), dan lembaga pembiayaan (finance).

Penerapan e-Arsip mampu menyalin dokumen dari arsip manual menjadi arsip digital.

Setelah APM mengirimkan data dan dokumen digital permohonan ke sistem BPKB online, data dan dokumen tersebut ditampilkan pada menu pendaftaran.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved