715 Keluarga Dicoret dari Daftar Penerima PKH di Maros, Dianggap Sudah Sejahtera

Ia mengatakan tercatat ada 715 KPM yang dicoret dari daftar penerima sebab sudah masuk kategori sejahtera.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ari Maryadi
Nurul Hidayah/TribunMaros.com
Ilustrasi PKH di Maros. Tercatat ada 715 KPM yang dicoret dari daftar penerima sebab sudah masuk kategori sejahtera. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Ratusan keluarga penerima manfatat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Maros dicoret dari daftar penerima.

Hal ini disampaikan Pengelola Data Bantuan Sosial Kabupaten Maros, Darwis, Kamis (19/1/2023).

Ia mengatakan tercatat ada 715 KPM yang dicoret dari daftar penerima sebab sudah masuk kategori sejahtera.

“Ada 715 keluarga yang dicabut dari PKH, sebab ada yang telah berstatus sejahtera dan faktor lainnya sudah tidak memiliki komponen,” katanya.

Komponen yang dimaksud kata Darwis, salah satunya adalah anak dari penerima PKH sudah tamat atau juga putus sekolah.

Kemudian karena penerima manfaat dalam kategori tertentu sudah meninggal.

Ia menyebutkan berkurangnya jumlah penerima terjadi setiap bulan.

“Validasi PKH sesuai regulasi bisa dilakukan setiap bulan,” bebernya.

Dengan berkurangnya penerima PKH pihaknya akan mendata ulang masyarakat yang layak.

“Bulan depan akan mendata ulang untuk mengakomodir semua yang layak terima bansos,” ujarnya.

Namun, ia mengatakan bagi yang telah dikeluarkan dari daftar penerima PKH tetap mendapat bantuan.

“Masih tetap menerima jaminan kesehatan dan ada yang masih menerima program sembako,” tuturnya.

Ia pun berharap untuk penerima yang sudah mampu bisa melaporkan ke pendamping agar bantuan bisa tepat sasaran.

“Tapi cukup sulit memang, karena tidak ada yang mau melaporkan dirinya kalau sudah mampu,” tutupnya.

Berdasarkan data terakhir ada 16 ribu lebih keluarga penerima PKH di Maros yang didampingi oleh 53 pendamping PKH.

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved