Imbas Kalah Main Futsal, 7 Remaja di Luwu Lempar Bus yang Melintas di Belopa

Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Muhammad Saleh menerangkan, pelaku kesal karena kalah dalam bermain futsal.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Kolase kaca mobil bus yang rusak serta korban pelemparan batu   

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Polres Luwu menangkap 7 orang pemuda pelempar bus malam di Kota Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Diketahui, ketujuh pemuda tersebut masih berstatus pelajar.

Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Muhammad Saleh menerangkan, pelaku kesal karena kalah dalam bermain futsal.

"Sudah kita tangkap. Semuanya masih pelajar. Motifnya pelaku kesal, karena kalah bermain futsal," ujarnya, Minggu (15/1/2023).

Dirinya menambahkan, setelah kalah bermain futsal, ketujuh pelaku kemudian bergerak menuju Masjid Raya Belopa.

Di sana, salah satu pelaku kemudian memprovokasi rekannya yang kain untuk melempar kaca bus.

"Hanya melempar saja. Kemudian setelah itu langsung pulang ke rumah masing-masing," jelasnya.

Saleh menambahkan, pihaknya masih mengembangkan pelaku lain dalam pelemparan mobil bus tersebut.

"Sementara masih 7 orang. Kami masih kembangkan kasus ini. Karena sudah banyak yang resah," pungkasnya.

Diketahui, Sabtu, (14/1/2023) malam, tiga bus rusak menjadi korban pelemparan batu.

Pelemparan batu tersebut terjadi di lokasi di Luwu yakni Padang Sappa, Pammanu, dan Lanipa.

"Peristiwa ini selalu terulang, maka kami akan berusaha untuk menindak tegas siapa saja pelakunya," tutup Saleh.

 

Laporan Jurnalis Tribun Timur Muh Sauki Maulana

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved