Breaking News:

Bupati Indah Putri Tekankan Tiga Hal ke ASN Baru Luwu Utara

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengatakan 79 CPNS yang lulus menjadi ASN karena berkompoten.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Ari Maryadi
Humas Pemkab Lutra
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani narasumber pelatihan dasar (latsar) CPNS angkatan I dan II Pemkab Luwu Utara, Rabu (11/1/2023). Dilaksanakan di Kampus II Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani narasumber pelatihan dasar (latsar) CPNS angkatan I dan II Pemkab Luwu Utara, Rabu (11/1/2023).

Dilaksanakan di Kampus II Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Pesertanya 79 orang terdiri dari laki-laki 16 orang dan perempuan sebanyak 63 orang.

Indah Putri Indriani mengatakan CPNS yang lulus menjadi ASN karena berkompoten.

Menurut Indah, diperlukan tiga hal untuk mencapai apa yang diharapkan yaitu respek, jomunikasi dan kolaborasi.

Indah menjelaskan, komunikasi modal dasarnya adalah respek, dengan membangun komunikasi yang baik maka enak pula melakukan kolaborasi.

"Itu yang paling penting, kenapa ini saya tekankan disini karena latsar prinsipnya bagaimana membentuk karakter ASN," ujar Indah.

Ia menambahkan, proses itu penting jangan sampai satu kegagalan membuat  berhenti apalagi mundur di dalam proses.

"Pasti banyak tantangan, jatuh bangunnya pasti ada masyarakat yang tidak menyukai kita tapi kita harus tetap berinteraksi, nikmati prosesnya," pesan Indah.

Pembentukan karakter dan kehadiran ASN baru akan menambah peformance peningkatan kinerja di Luwu Utara.

Kepala BKPSDM Luwu Utara, Nursalim mengatakan latsar untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan.

Serta sikap untuk melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika ASN.

"Sesuai penguatan kompetensi bidang tugas serta sesuai dengan amanah Presiden Indonesia menuju ASN yang berahlak,"

"Sasarannya adalah terwujudnya ASN yang lebih kompentensi yang sesuai dengan persyaratan menjadi ASN," jelas Nursalim.

Kepala BPSDM Sulsel, Prof Muhammad Jufri mengatakan pelatihan ini akan sangat dibutuhkan.

"Karena ini merupakan proses untuk membangun ASN yang berkompeten," imbuh Prof Muhammad Jufri. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved