18 Peserta Tidak Hadir di Hari Terakhir Ujian CAT PPS KPU Pinrang

Ali menuturkan, jika peserta tidak datang, pihaknya menghubungi peserta tersebut dan menanyakan alasan kenapa tidak hadir ujian CAT.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Ari Maryadi
Nining Angreani/TribunPinrang.com
Suasana hari kedua CAT PPS KPU Pinrang di SMK 2 Pinrang, Rabu (11/1/2023). 

TRIBUNPINRANG.COM, PINRANG - Sebanyak  18 calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) KPU Pinrang tidak mengikuti ujian Computer Assisted Test (CAT) di hari ketiga atau terakhir, Rabu (11/1/2023).

Hal itu dikatakan Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat & SDM KPU Pinrang, Ali Jodding.

"Harusnya ada 315 peserta yang ujian CAT PPS KPU Pinrang hari ketiga. Namun, ada 18 peserta yang tidak hadir. Paling banyak dari  kelurahan yang ada di Kecamatan Paleteang," katanya.

Ali menuturkan, jika peserta tidak datang, pihaknya menghubungi peserta tersebut dan menanyakan alasan kenapa tidak hadir ujian CAT.

"Jawabannya beragam. Ada yang sedang sakit, ada yang di luar daerah dan tidak sempat hadir," ucapnya.

18 orang yang tidak hadir ini pun dinyatakan gugur.

Ali menuturkan, ada beberapa kesalahan yang dilakukan peserta di ujian CAT ini.

"Ada yang tidak membaca persyaratan tes. Karena ada beberapa peserta yang saat datang itu tidak memakai baju putih dan celana/rok hitam. Ada pula yang lupa membawa kartu pendaftaran atau pun KTP-nya," ucapnya.

Kendati demikian, peserta yang tidak mengikuti persyaratan tetap diizinkan masuk untuk ujian.

Hanya saja, menjadi penilaian tersendiri nantinya.

"Itu menjadi catatan kami. Kalau misalnya peserta tersebut nilainya tinggi dan lolos wawancara, itu nanti akan punya penilaian sendiri," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Pinrang, Yudiman mengatakan usai ujian, para peserta bisa langsung mengetahui nilainya.

Bahkan KPU Pinrang merilis daftar hasil nilai tes keseluruhan peserta di akun resmi facebook dan instagram KPU Kabupaten Pinrang.

"Jadi setiap sesi selesai, nilai sudah bisa dilihat. Kemudian kami rekap nilai-nilai mereka dan kami print kemudian ditempel di papan pengumuman di tempat tes. Jadi, peserta bisa langsung merangking nilainya sendiri," tuturnya.

Dikatakan, hal ini dilakukan sebagai bentuk transparansi KPU Pinrang dalam menggelar seleksi PPS.

"Kami tidak mau dengar ada isu-isu kalau proses perekrutan PPS KPU Pinrang ini curang. Dari awal, mulai dari perekrutan PPK hingga PPS ini, kami langsung umumkan hasil semua peserta usai selesai tes. Jadi transparan," ucapnya.

Laporan jurnalis Tribunpinrang.com, Nining Angreani.

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved