Andi Sudirman Beri Uang Duka ke Keluarga Ibu Hamil yang Meninggal di Desa Kariango Pinrang

Andi Sudirman kemudian mengutus tim menyerahkan santunan dan bantuan kepada suami dan dua anak almarhumah Asmia warga Dusun Buttu Batu Pinrang

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Ari Maryadi
UPZ Sulsel
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengutus Tim Andalan Sulsel Peduli dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Sulsel menyerahkan santunan dan bantuan kepada suami dan dua anak almarhumah ibu yang sempat ditandu 7 km saat hendak melahirkan di Dusun Buttu Batu, Desa Kariango, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Senin (9/1/2023). 

TRIBUNPINRANG.COM, LEMBANG - Kisah pilu seorang ibu bernama Asmia (33) warga Dusun Buttu Batu, Desa Kariango, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, yang ditandu 7 km oleh warga saat hendak melahirkan meninggal dunia bersama bayi yang dikandungnya.

Atas peristiwa itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan rasa duka atas meninggalnya Asmia dan bayinya.

“Innalilahi wa innailaihi rojiun. Kami menyampaikan rasa duka dan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Ibu Asmia dan bayi yang dikandungnya," kata Andi Sudirman Sulaiman.

Andi Sudirman kemudian mengutus tim Andalan Sulsel Peduli dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan santunan dan bantuan kepada suami dan dua anak almarhumah Asmia.

Diketahui, almarhumah Asmia meninggalkan seorang suami dan dua anak yang masih kecil.

Penyerahan santunan dan bantuan diberikan oleh perwakilan UPZ Pemprov Sulsel, Amiruddin yang datang langsung ke rumah duka, Senin (9/1/2023).

Disaksikan langsung Kasi PMD Kecamatan Lembang Anwar, Kepala Desa Kariango Muhammad Jafar, dan Kepala Puskesmas Salimbongan Syukur dan Bidan Desa Kariango Syamsiar. 

Amiruddin menyampaikan ucapan belasungkawa Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman kepada keluarga almarhumah Asmia.

"Kami mewakili Pak Gubernur Sulsel untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan serta santunan kepada suami dan anak-anak almarhumah Asmia. Beliau mohon maaf karena tidak sempat hadir," kata Amiruddin.

Dikatakan, peristiwa yang terjadi di Dusun Buttu Batu ini menjadi perhatian Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

"Usai membaca berita tersebut, beliau menginstruksikan kami untuk berkunjung ke rumah almarhumah," ucapnya.

Lebih lanjut, Amiruddin mengatakan situasi dan kondisi jalanan Desa Kariango yang berada di daerah pegunungan memang akses jalannya sulit.

"Setelah kami datang ke sini, kami baru tahu bahwa situasi dan kondisi jalanan menuju Desa Kariango memang aksesnya sulit untuk roda empat. Untuk ke lokasi harus menggunakan motor dan itupun lebar jalanan dan jembatannya sempit," bebernya.

"Terlebih lagi, jalanannya mendaki kemudian menurun. Belum lagi, kalau kita melihat ke bawah itu sudah jurang," bebernya.

Amiruddin mengaku kondisi dan situasi yang ada di Desa Kariango akan dilaporkan ke Gubernur Sulsel.

"Situasi dan kondisi yang ada di Desa Kariango ini akan kami sampaikan ke Bapak Gubernur. Termasuk kendala-kendala di sini," ucapnya.

Sementara itu, Suami almarhumah Asmia, Kadir berterima kasih kepada Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman atas ucapan belasungkawa dan santunannya.

"Terima kasih, Pak Gubernur sudah peduli kepada kami. Semoga peristiwa yang dialami istri saya, merupakan yang terakhir kalinya. Semoga kami juga bisa dibangunkan akses jembatan yang memadai dan sudah bisa dilewati roda empat," pintanya.

Laporan jurnalis Tribunpinrang.com, Nining Angreani.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved