Purnawirawan Jenderal TNI Gabung Partai Gerindra Demi Jadi Anggota DPRD Sulsel

Mantan Kepala Oditurat Militer Tinggi II Jakarta ini akan mencalonkan diri di Dapil IX yang mencakup Kabupaten Enrekang, Pinrang, dan Sidrap.

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Edy Imran saat daftar Bacaleg di Sekretariat DPD Gerindra Sulawesi Selatan.    

TRIBUN-TIMUR.COM, ENREKANG - Brigadir Jenderal TNI (Purnawirawan) Edy Imran daftar jadi bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Sulsel dari Partai Gerindra.

Mantan Kepala Oditurat Militer Tinggi II Jakarta ini akan mencalonkan diri di Dapil IX yang mencakup Kabupaten Enrekang, Pinrang, dan Sidrap.

Jenderal bintang satu ini merupakan pria kelahiran Kabupaten Enrekang.

Sebelumnya, dirinya sempat bergabung di Partai Golkar, saat itu dirinya diajak oleh Ilham Arief Sirajuddin.

Namun setelah dia memikirkan secara matang, akhirnya memilih hengkang dan memantapkan diri ke partai bentukan Prabowo Subianto.

"Saya mempelajari sekian bulan, dan lebih tepatnya saya memilih Gerindra. Karena yang pertama, Prabowo adalah idola dan senior saya," ujar Edy Imran kepada TribunEnrekang.com, Sabtu (31/12/2022).

Edy Imran memiliki visi misi yang sama dengan Gerindra.

"Intinya persatuan dan kesatuan yang ingin kita selalu jaga. Jadi itu yang melatarbelakangi saya bergabung di Gerindra," kata dia.

Alasan lainnya, dia juga ingin mengabdikan diri ke masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Edy Imran menyebut punya banyak basis massa di tanah kelahirannya, begitupun di dua wilayah lainnya.

Dimana wilayah tersebut juga merupakan daerah kemenangan Rusdin Tabi pada pertarungan Pileg 2019 lalu.

Kala itu, Rusdin Tabi berhasil terpilih dengan bekal 20.147 suara ke DPRD Sulsel dari Partai Gerindra.

Walau begitu, Edy Imran mengklaim, saat ini telah mengantongi 20 ribu suara untuk dibawah ke pertarungan Pemilu 2024 mendatang.

"Kita akan tetap bersaing secara sehat," katanya.

Sebagai Purnawirawan TNI-AD yang terakhir menjabat sebagai Direktur Penindakan Jampidmil, dia punya mimpi ika terpilih akan menempati komisi A bidang pemerintahan.

"Target saya kalau sudah terpilih adalah saya ingin masuk di komisi yang membidangi tentang hukum, HAM dan pertahanan keamanan karena itu adalah profesi saya," tandasnya.(*)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved