PKK Gowa

40 Ibu Hamil di Gowa Ikut Kampanye Percepatan Penurunan AKI dan AKB

Priska Paramita Adnan menuturkan kelas ibu hamil ini penting untuk terus dilaksanakan setiap tahunnya. 

TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID
Ibu hamil mengikuti Kampanye Kelas Ibu Hamil dalam Percepatan Penurunan AKI, AKB dan Stunting di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (28/12/2022). Kampanye Kelas Ibu Hamil ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang obgyn yakni dr Nasruddin dekan Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan Universitas Muslim Indonesia (UMI). 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Sebanyak 40 ibu hamil mengikuti Kampanye Kelas Ibu Hamil dalam Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan Stunting di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (28/12/2022).

Kegiatan ini juga diikuti ibu-ibu hamil dari 167 desa dan kelurahan di Gowa via zoom. 

Kampanye Kelas Ibu Hamil ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang obgyn yakni dr Nasruddin dekan Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Ketua TP PKK Gowa Priska Paramita Adnan menuturkan kelas ibu hamil ini penting untuk terus dilaksanakan setiap tahunnya. 

Sebab tidak ada cara yang lebih tepat untuk dilakukan agar kehamilan ibu ini sehat selain dengan salah satu caranya adalah mengikuti kelas ibu hamil seperti ini. 

"Pada hari ini Alhamdulillah saya turut berbangga sekali karena TP PKK Kabupaten Gowa bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa dan Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kabupaten Gowa akhirnya sudah melaksanakan yang namanya kelas ibu hamil," ujar istri bupati Gowa ini.

Kelas bumil ini dilaksanakan supaya bayi-bayi yang lahir nanti bisa sehat, bebas stunting karena punya ibu yang cerdas, punya ibu yang mengerti bahwa anak-anak yang lahir harus terawat.

Termasuk juga pentingnya pemeriksaan kandungan rutin ke dokter. 

"Mudah-mudahan nanti, setelah kita dicerahkan, kita juga bisa akan mengerti betapa pentingnya pemeriksaan kandungan di dokter," kata Priska Adnan.

Dirinya juga berharap, materi yang dibawakan dapat diserap baik-baik dan kemudian disebarluaskan di kelas-kelas ibu hamil yang nantinya akan dibawakan di RSUD Syekh Yusuf.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa drg Abdul Haris menyampaikan kampanye kelas ibu hamil merupakan upaya dari pemerintah Kabupaten Gowa dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama kesehatan ibu dan anak. 

"Dalam pelaksanaannya, kampanye kelas ibu hamil ini bagi ibu-ibu untuk belajar tentang kesehatan terutama kesehatan ibu dan anak. Karena kegiatan ini dilakukan secara bertatap muka langsung dengan tenaga-tenaga kesehatan dan bidang kesehatan ibu dan anak," tuturnya. 

Baca juga: Petugas Damkar Gowa Dikerahkan Lepaskan Cincin Seorang Ibu Hamil, Butuh 30 Menit Lepaskan Cincin

Baca juga: Kabar Baik! Ibu Hamil Kurang Mampu Ditanggung Negara usai Jokowi Teken Inpres 5/2022, Cek Kriteria

Sementara, dr Nasruddin dalam pemaparan materinya menyampaikan kehamilan adalah salah satu kondisi yang digunakan untuk menggambarkan periode saat janin berkembang dalam rahim. 

"Melalui kampanye ini harapan kita, ibunya hamil sehat dan juga anaknya juga sehat. Dan juga, semua ibu pasti ingin melahirkan anak yang sehat dan cerdas," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved