Kubikel RSUD Jeneponto Terbakar

Kubikel Terbakar, Seluruh Penerangan RSUD Jeneponto Mati Total

Kubikel PLN di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang (Latopas) Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), terbakar, Senin (27/12/2022) sore.

Kubikel Terbakar, Seluruh Penerangan RSUD Jeneponto Mati Total
DOK PRIBADI
Situasi saat upaya pemadaman kubikel terbakar milik PLN di RSUD Latopas Jeneponto, Sulsel oleh Damkar, Selasa (27/12/2022) sore.

JENEPONTO, TRIBUN-TIMUR.COM - Kubikel PLN di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang (Latopas) Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), terbakar, Selasa (27/12/2022) sore.

Terbakarnya kubikel tersebut membuat aliran listrik mati total di seluruh ruangan.

"Kejadiannya sekitar pukul 17.45 karena saya dapat telepon pada saat itu," ujar Ufo (28) Tim Leader teknik Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Jeneponto di lokasi.

Penyebab terbakarnya kubikel tersebut diduga akibat rembesan air hujan terus melanda beberapa hari terakhir.

"Rembesan air, kan ditahu juga untuk beberapa hari ini Kabupaten Jeneponto hujan nda berhenti-berhenti," ucapnya

Saat ini, ia masih menunggu alat pengganti dari PLN UP3 Bulukumba.

Sebab diketahui, PLN Jeneponto masih di bawah naungan PLN Bulukumba.

"Untuk material sementara kami siapkan kubikel baru dan kabel tanah di Bulukumba, untuk penggantian kubikel terbakar," ungkapnya.

Ia pun telah berkoordinasi dengan pihak teknisi RSUD Latopas untuk menggunakan genset sementara waktu. Sembari menunggu kubikel baru datang

"Kami sudah kordinasi dengan pihak teknisi rumah sakit untuk menggunakan genset rumah sakit, supaya aliran listriknya tetap menyala," jelasnya.

Di Tempat yang sama, Direktur RSUD Latopas Dr Pasriany akan menerapkan skala prioritas penggunaan listrik.

Hal itu dilakukan untuk menghemat bahan bakar pada genset.

"Ada yang disebut ruangan zona prioritas, ruangan tersebut ada di ICU, CVCU, PERINATOLOGI (NICU), OK (Kamar Operasi) dan IGD, itu target utama untuk genset," katanya.

Hingga pagi ini, RSUD yang baru meraih akreditasi bintang lima ini masih menggunakan genset untuk kebutuhan pelayanan.

"Masih pake genset," jelas Direktur yang juga baru didefenitifkan beberapa bulan lalu.

Untuk diketahui, sebanyak 2 mobil Damkar diterjunkan untuk menjinakkan kubikel yang terbakar pada kemarin sore.(*)

Laporan Kontributor Tribun-Timur.com, Muh Agung Putra Pratama

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved