IAS Ngopi Bareng Amir Uskara di Gowa, Saling Nostalgia Masa Lalu

Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Amir Uskara ngopi bareng di Warung Kopi 36, Sungguminasa Gowa, Ahad (25/12/2022).

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Ari Maryadi
Tribun Timur
Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Amir Uskara ngopi bareng di Warung Kopi 36, Sungguminasa Gowa, Ahad (25/12/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Dua politisi senior Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Amir Uskara ngopi bareng di Warung Kopi 36, Sungguminasa Gowa, Ahad (25/12/2022).

Pertemuan ini memantik sejumlah spekulasi politik.

Sekaligus menjadi buah bibir menyusul melonjaknya eskalasi politik jelang pileg, pilpres dan pilkada.

Dalam sejumlah kesempatan IAS menyatakan diri ingin maju kembali calon Gubernur Sulsel pada Pilgub Sulsel 2024 mendatang.

Sejumlah loyalis mendorong IAS menggandeng tokoh dari Selatan Sulsel sebagai pendamping di pilgub 2024 mendatang.

Amir Uskara adalah mantan Ketua DPW PPP Sulsel yang sekarang menjabat Wakil Ketua Umum DPP PPP.

Ketokohannya di level nasional begitu melejit lewat partai berlambang kakbah itu.

Secara spesifik, Aura muncul sebagai politisi berbintang paling terang di wilayah Selatan Sulsel yang bukan berlatar belakang mantan atau kepala daerah aktif.

Jejak politiknya begitu dalam tertanam di Selatan Sulsel, khususnya di Kabupaten Gowa.

Itu terbukti dengan kiprahnya sebagai anggota DPRD Gowa dua periode, lalu DPRD Sulsel dari dapil Gowa satu periode, dan dua periode menjadi anggota DPR RI dari dapil Sulsel 1.

Bukti lain, Aura juga berhasil keluar sebagai peraih suara tertinggi kedua se-Sulsel, dan peraih suara terbanyak di dapil Sulsel satu.

Raihan 91 ribu suara di pileg 2019 lalu membuktikan pengaruhnya di wilayah Selatan bukan kacangan.

Hanya saja, saat dikonfirmasi apakah pertemuan keduanya adalah isyarat bakal menyatu pada pilgub 2024 mendatang? keduanya memilih menanggapi dengan penuh canda.

"Saya dan beliau ini punya cerita panjang. Sama-sama di HIPMI dulu dan sama-sama merintis karier lewat partai politik dari bawah. Jadi kalau ketemu ngopi-ngopi, tidak harus selalu karena persoalan pilgub," kata IAS.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved