PSM Makassar
Tahan Imbang Borneo FC 1-1 Pekan 17 Liga 1 2022/2023, Pelatih PSM Makassar : Wasit Nodai Laga!
Laga Borneo FC vs PSM Makassar yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (23/12/2022) malam, berakhir imbang 1-1.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, BANTUL - Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares melontarkan kritikan keras kepada perangkat pertandingan saat menghadapi Borneo FC di pekan ke-17 Liga 1 2022/2023.
Laga Borneo FC vs PSM Makassar yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (23/12/2022) malam, berakhir imbang 1-1.
Meski PSM Makassar memetik satu poin setelah bermain dengan 10 pemain lawan Borneo FC, Bernardo Tavares tak puas dengan kepemimpinan wasit.
Diketahui, pertandingan Borneo FC vs PSM Makassar berlangsung ketat sejak menit pertama.
Ini lantaran Skuad PSM Makassar dan Borneo FC berambisi meraih kemenangan demi menjadi pemuncak klasemen Liga 1 2022/2023.
Baca juga: Prediksi Skor Persikabo vs Persib Bandung di Liga 1 dan Susunan Pemain : Live Streaming Indosiar
Baca juga: Prediksi Skor Dewa United vs Persebaya di Liga 1 dan Susunan Pemain : Live Streaming Indosiar
Alhasil kedua tim sama-sama menunjukkan permainan agresif.
Di laga ini, PSM Makassar harus bermain dengan 10 pemain.
Pemain belakang skuad Juku Eja, Agung Mannan diusir dari lapangan di menit 67 usai mendapat dua kartu kuning.
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares mengaku kecewa melihat kepemimpinan wasit.
Ia menilai anak asuhnya sudah bekerja keras di laga ini.
Namun, kepemimpinan wasit dinilai mencederai perjuangan anak asuhnya
"saya sangat frustasi padahal kita kerja keras," Kata Bernardo Tavares
"Kita curahkan energi kita untuk pertandingan ini, tapi wasit menodainya," sambungnya.
Bernardo Tavares bahkan membawa secarik kertas daftar kesalahan keputusan wasit.
"No 10 menghalangi dzaky dengan tangannya, harusnya ini di eropa kartu merah. karena tidak ada indikasi utama untuk memainkan sepakbola." jelas Pelatih asal Portugal.
"Kemudian ananda,saya tidak mengerti kenapa bisa tiba-tiba mendapat kartu kuning," lanjutnya
Tak hanya itu,Tavares juga mengomentari insiden yang melibatkan RIcky Pratama
"Dimenit 53, dzaky dilanggar lagi, kalau ini di dalam atau diluar kotak pinalti, harusnya ada pelanggaran. Di menit 70 juga, sama," jelas Bernardo Tavares.
Di laga ini, Borneo FC berhasil unggul lebih dulu lewat gol Stefano Lilipaly.
Tendangan jarak jauhnya dimenit 64' berhasil menembus jala gawang Reza Arya.
Borneo FC seharusnya mendapatkan hadiah penalti.
Usai salah satu pemain depan Borneo FC dilanggar Reza Arya di dalam kotak penalti.
Namun, wasit menunjuk jika pelanggaran berada di luar kotak penalti.
PSM Makassar baru bisa membalas di menit 84'.
Berawal dari sundulan Yuran yang terkena mistar, bola pantulan jatuh di kaki Wiljan Pluim.
Tanpa kontrol, Pluim melesakkan tendangan keras tanpa bisa dijangkau.
Pasukan Ramang berhasil menyamakan skor imbang 1-1.
PSM Makassar Puncaki Klasemen
Skuad PSM Makassar menjadi pemuncak klasemen Liga 1 2022/2023 pekan ke-17 menggeser Bali United dan Madura United.
Hasil ini diraih PSM Makassar usai menahan imbang Borneo FC 1-1 pada laga pekan ke-17 yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (23/12/2022), malam
Padahal hingga pekan ke-17 Liga 1 2022/2023, PSM Makassar dan Bali United serta Madura United sama-sama mengoleksi 33 poin.
Terlebih lagi, berdasarkan regulasi Liga 1 2022/2023 jika poin sama maka klub yang memenangkan Head to Head dengan klub bersangkutan akan berada di atas.
Sementara itu diketahui, PSM Makassar kalah head to head dari Madura United.
Pada pekan ke-15 PSM Makassar kalah 0-1 dari Madura United.
Lantas apa penyebabnya sehingga PSM Makassar bisa menjadi pemuncak klasemen Liga 1 2022/2023 di pekan ke-17?
Menelisik lebih jauh isi dari regulasi Liga 1 2022/2023, posisi tertinggi klasemen pertama ditentukan jumlah poin yang didapatkan.
Jika terdapat dua tim atau lebih yang memiliki poin sama maka ditentukan head to head.
Adapun head to head ini ditentukan pertama antara dua klub yang memiliki poin sama.
Lalu head to head juga berlaku jika lebih dari dua tim memiliki poin yang sama.
Jika ketiga tim atau lebih saling mengalahkan satu sama lain maka dihitung total selisih gol tertinggi.
Baru selanjutnya jika masih sama maka akan dihitung jumlah gol yang dicetak.
Menariknya di pekan ke-17 Liga 1 2022/2023, PSM Makassar, Madura United dan Bali United sama-sama memiliki 33 poin.
Ketiga tim ini pun dihitung berdasarkan head to head.
PSM Makassar boleh kalah head to head dengan Madura United.
Tapi Madura United kalah head to head dari Bali United.
Sementara Bali United kalah head to head dari PSM Makassar.
Sehingga perhitungan dilanjutkan pada selisih gol.
Berdasarkan jumlah selisih gol, PSM Makassar lebih baik dari Madura United dan Bali United.
Inilah yang membuat PSM Makassar menjadi pemuncak klasemen Liga 1 2022/2023 sementara.
PSM Makassar memiliki selisih gol 17 dengan catatan 26 gol dan hanya sembilan kali kebobolan.
Di posisi kedua yakni Bali United dengan selisih gol 15, 36 gol dan 21 kebobolan.
Sedangkan Madura United di posisi ketiga memiliki selisih gol 10, dengan catatan 24 gol dan kebobolan 14.(*)
Baca berita terbaru dan menarik lainnya dari Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita