Kondisi Nikita Mirzani Saat Dirawat di RS Diungkap Fitri Salhuteru, Sedih Gara-gara Dipaksa

Nikita Mirzani terdakwa pencemaran nama baik dan Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik alami masalah pengapuran tulang leher.

Editor: Ansar
Kompas.com
Nikita Mirzani kembali membuat heboh saat dia mengamuk usai hakim menutup sidang kasus pencemaran nama baik Dito Mahendra di Pengadilan Negeri Serang. Nikita tiba-tiba menjatuhkan mic dan melempar berkas dari meja hakim. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Artis Nikita Mirzani pencemaran nama baik Dito Mahendra kini sedang dirawat di rumah sakit Premier Bintaro.

Nikita Mirzani terdakwa pencemaran nama baik dan Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik alami masalah pengapuran tulang leher.

Kondisi Nikita Mirzani diungkap Fitri Salhuteru. Ia menyebut sahabatnya sedang bersedih.

"Kondisi terakhir Nikita ya tentu enggak baik-baik saja ya, cuma tadi pagi dia agak sedih lagi.

Nikita dibawa ke rumah sakit setelah mengamuk di Kantor Pengadilan (PN) Serang, Banten pada Senin (19/12/2022).

Menurut informasi yang dari jaga juga, Nikita lagi dipaksa pulang ke Rutan (Serang)," ujar Fitri Salhuteru saat ditemui di RS Premier Bintaro, Tangerang, Jumat (23/12/2022).

Fitri mengatakan, pihak Nikita Mirzani telah memberikan penjelasan kepada petugas yang berjaga di RS.

"Kebetulan juga ada Bang Fahmi (kuasa hukum Nikita Mirzani) juga dan memang faktanya memang Nikita belum bisa dibawa pulang," ujar Fitri.

Fitri menuturkan bahwa bukti yang dilampirkan soal Nikita Mirzani sakit, sudah kuat.

"Kurang bukti apalagi dia ada di sini, sudah mendengar sendiri dari penjelasan dokter," kata Fitri.

Sebagai kerabat dekat, Fitri memohon agar Nikita tetap mendapatkan perawatan yang tepat di rumah sakit.

"Jadi saya merasa tolonglah untuk masalah Nikita ini dia bukan pura-pura sakit," tutur Fitri.

Sebelumnya, Nikita Mirzani telah mengajukan surat permintaan agar majelis hakim Pengadilan Negeri Serang membantarkan sementara penahanannya.

Pembantaran itu diajukan agar Nikita bisa fokus pada pengobatan peradangan, pengapuran pada bantalan sendi tulang leher serta tulang belakang yang terhimpit.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved