Andi Sukri Syamsuri Kenang Sejarah Kampus Ranggong: Mengembalikan Roh Unismuh Makassar

Wakil Rektor II Unismuh Makassar Andi Sukri Syamsuri mengenang dirinya menempuh pendidikan tinggi jenjang S1 di Kampus Ranggong Unismuh Makassar

Penulis: Nur Rofifah Marzuki | Editor: Ari Maryadi
Tribun Timur
Wakil Rektor II Unismuh Makassar Prof Andi Sukri Syamsuri mengenang perjalanan sejarah Kampus Ranggong Unismuh Makassar Jalan Ranggong Daeng Romo Kota Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Wakil Rektor II Unismuh Makassar Prof Andi Sukri Syamsuri mengenang perjalanan sejarah Kampus Ranggong Unismuh Makassar Jalan Ranggong Daeng Romo Kota Makassar.

Hal itu disampaikan Prof Andi Sukri Syamsuri ketika didaulat membawakan laporan panitia dalam seremonial penyerahan Kampus Ranggong dari pemerintah kepada Unismuh Makassar.

Andis, sapaan, mengenang dirinya menempuh pendidikan tinggi jenjang S1 di Kampus Ranggong Unismuh tersebut.

"Roh Universitas Muhammadiyah Makassar inilah di Ranggong. Pada 59 tahun yang lalu, tepatnya 1963, tempat kampus Unismuh Makassar berada di sini," katanya.

"Saya bersama Pak Wakil Rektor I adalah bagian dari kampus Ranggong, saya pertama injakan kaki melanjutkan kuliah di Unismuh Makassar," sambung Prof Andis.

Universitas Muhammadiyah Makassar resmi menerima aset kampus Ranggong di Jalan Ranggong Kota Makassar Kamis (22/12/2022) pagi.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Kepala Kanwil DJKN Sulseltrabar Ekka S Sukadana mewakili Kementerian Keuangan kepada Rektor Unismuh Makassar Prof Ambo Asse.

Turut hadir Sekda Kota Makassar Ansar, Ketua BPH Unismuh Makassar Prof Gagaring Pagalung,  perwakilan Kodam XIV Hasanuddin, Kepala BPN Makassar, Wakil Rektor I Unismuh Abd Rakhim Nanda, dan Wakil Rektor IV Unismuh Makassar Mawardi Pewangi, Kepala BPN Makassar Marliana.

Prof Andis mengatakan, sebuah kebahagiaan mendalam bagi Sivitas Akademika Unismuh Makassar ketika kampus Ranggong akhirnya diserahkan pemerintah kepada Muhammadiyah.

Bagi penyerahan secara resmi itu menandakan kembalinya Roh Unismuh Makassar.

"Ini kebahagiaan bagi kita semua. Ini mengembalikan ruh kita untuk Unismuh Makassar. Kegiatan penyerahan Berkas milik asing, ini kepercayaan pemerintah kepada kita semua," kata Guru besar ilmu linguistik itu.

Dalam kesempatan itu, Andis menyatakan komitmen Muhammadiyah memanfaatkan pemberian negara itu untuk mencerdaskan anak bangsa.

"Lahan ini memiliki luas meter persegi, ini akan kita gunakan untuk mencerdaskan anak bangsa dalam naungan tenda besar Muhammadiyah. Sebagaimana amanat pemerintah untuk cerdaskan anak bangsa," katanya.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved