PSM Makassar
PSIS Incar Kemenangan Ketiga Beruntun Saat Bertemu PSM Makassar
Laskar Mahesa Jenar raih tren positif setelah menaklukkan Persija Jakarta 2-0. Lalu menyudahi perlawanan PSS Sleman dengan skor tipis 1-0.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PSIS Semarang mengincar tiga kemenangan beruntun ketika menantang PSM Makassar pada pekan ke-16 Liga 1 2022-2023.
Laskar Mahesa Jenar raih tren positif setelah menaklukkan Persija Jakarta 2-0. Lalu menyudahi perlawanan PSS Sleman dengan skor tipis 1-0.
PSM menjadi target selanjutnya ketika bersua di Stadion Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (19/12/2022) pukul 19.00 Wita.
Klub kebanggaan masyarakat Semarang tersebut ingin terus merangsek ke papan atas. Kini menempati peringkat 10 dengan 20 poin.
Di sisi lain, sang calon lawan dalam keadaan terpuruk. Dua laga terakhir PSM tanpa kemenangan.
Imbang tanpa gol dengan Bhayangkara FC dan kalah 1-0 dari Madura United.
Kekalahan tersebut membuat catatan tren tak terkalahkan Laskar Pinisi terhenti di 13 pertandingan.
Klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) ini berada di posisi empat klasemen dengan 29 poin.
Tiga poin juga menjadi target Willem Jan Pluim cs untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen.
Pelatih PSIS Semarang, Ian Andrew Gillan menegaskan telah siap lawan PSM. Ia bertekad melanjutkan hasil positif diraih timnya.
"Saat ini kami siap lawan PSM dan melanjutkan hasil positif," tegasnya saat pre match press conference PSM vs PSIS, Minggu (18/12/2022).
Juru taktik berkebangsaan Australia ini telah menganalisis permainan PSM.
Ia mengaku persiapan memang agak singkat, tetapi semua berjalan lancar. Walau tidak dipungkiri, pemain alami kelelahan.
Namun, mereka tetap profesional dan sejauh ini kondisi tim sangat bagus.
"Kami baru saja melakukan analisis video setelah recovery. Memang persiapan cukup cepat, tetapi berjalan dengan lancar," ucapnya.
Pemain PSIS, Wahyu Prasetyo mengungkapkan, seluruh pemain telah siap hadapi PSM.
Apalagi, dua pertandingan terakhir memperoleh hasil positif. Hal ini menambah kepercayaan diri pemain.
"Kepercayaan diri atas kemenangan dari PSS dan Persija sangat berpengaruh besar untuk lawan PSM dan menjadikan kemenangan milik kita," tegas pemain 24 tahun ini.
Walau demikian, ia tetap mewaspadai lini depan PSM. Stopper PSIS ini menilai, PSM punya lini depan yang sangat kuat.
Makanya, Wahyu mengajak rekan setimnya bekerja keras selama 90 menit pertandingan.
"Lini depan PSM sangat kuat dan kita harus ekstra kerja keras," sebutnya.
PSIS Tanpa Dewangga
PSIS masih tanpa Alfeandra Dewangga saat lawan PSM.
Eks punggawa Timnas Indonesia itu dalam tahap pemulihan dari cedera.
"Dewangga memang cedera saat ini dan dalam perawatan intensif," kata Pelatih PSIS, Ian Andrew Gillan.
Padahal, pelatih 57 tahun ini mengaku membutuhkan tenaga Dewangga.
Pemain 21 tahun tersebut menjadi pemain penting di PSIS musim ini. Telah bermain 12 pertandingan.
Ian berharap, anak asuhnya tersebut bisa merumput kembali dalam waktu dekat.
"Saya ingin Dewangga cepat kembali ke lapangan, karena dia pemain berkualitas. Pemain penting tim," pungkasnya. (*)