Melalui BPPSDMP, Kementan Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Pertanian

Pada kesempatan tersebut, Kementan melalui BPPSDMP terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM pertanian.

TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) menggelar Konferensi Pers di Ruang Diorama BPPSDMP, berlangsung secara virtual, Rabu, (14/12/2022) 

TRIBUN-GOWA.COM - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) menggelar Konferensi Pers di Ruang Diorama BPPSDMP, berlangsung secara virtual, Rabu, (14/12/2022)

Pada kesempatan tersebut, Kementan melalui BPPSDMP terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM pertanian.

Caranya, dengan melalui tiga pilar utama andalannya, yaitu penyuluhan, pendidikan dan pelatihan.

Pasalnya, keberhasilan sektor pertanian tak lepas dari peran aktif sumber daya manusia pertanian sebagai tonggak utama penggerak pembangunan sektor pertanian. 

Mulai dari petani, petani milenial, penyuluh pertanian, P4S serta stakeholder lainnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan sepanjang tahun 2022 BPPSDMP telah meraih lebih dari 20 penghargaan.

Salah satunya, dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk Serial Pelatihan Petani Dan Penyuluh Peserta Terbanyak

Dedi menegaskan jika kegiatan Harmonisasi dan Apresiasi SDM Pertanian Tahun 2022 merupakan agenda rutin BPPSDMP. 

Acara ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan penghargaan saja.

Namun kata dia, juga untuk menyebarluaskan hasil-hasil kinerja yang telah dicapai oleh BPPSDMP serta harmonisasi dan silaturahmi SDM pertanian agar tetap terjalin sinergi yang baik dan keseimbangan dalam melaksanakan berbagai aktivitas.

“Harmonisasi artinya penyesuaian dan penyelarasan. dan yang harus diharmonisasi terlebih dahulu adalah internal yang ada di BPPSDMP, baik personal, struktural, program dan kegiatan. “Karena ini menjadi kunci keberhasilan BPPSDMP," ujarnya

Dikatakan, semuanya harus sama, denyut nadi, desahan nafas, denyut jantung harus sama. 

Ia menyampaikan TANI AKUR semua warga BPPSDMP harus berjuang harus selaras dan senafas untuk mensukseskan program-program dimaksud. 

Dedi menambahkan jika kita harus harmonisasi juga dengan eksternal agar selaras dengan Eselon I Kementan, stakeholder lainnya yaitu Penyuluh Pertanian, Petani Milenial, Poktan, Gapoktan, P4S, KWT, dllnya di seluruh Indonesia dari desa hingga Pusat sehingga menghasilkan simponi yang sangat indah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved